Macam-macam Karakteristik Anak
Menu

Macam-macam Karakteristik Anak

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Macam-macam Karakteristik Anak

 

Karakteristik anak juga menjadi pertimbangan penting sebelum memutuskan mengajaknya bermain. Ada tiga macam karakteristik anak, yaitu: easy child, slow to warm up, dan difficult child.

            Anak yang masuk karakteristik  easy merupakan anak yang memiliki keteraturan hidup setiap harinya.  Anak yang easy memiliki jadwal makan, tidur  dan bermain yang pasti.

            Anak yang berkarakter slow to warm up merupakan karakteristik yang medium dan berada di tengah antara easy dan difficult. Anak seperti ni memerlukan waktu beberapa saat untuk beradaptasi, atau menerima jenis permainan atau kehadiran orang baru.

            Sedangkan anak dengan karakteristik difficult merupakan anak yang sulit beradaptasi, dan sering sekali merasa tidak nyaman dengan keadaan disekelilingnya. 

            Faktor terakhir yang berpengaruh terhadap kegiatan bermain dengan anak adalah lingkungan kehidupan. Tingkat sosial dari orang tua si anak, fasilitas yang tersedia dan budaya yang berlaku dalam masyarakat merupakan faktor yang juga berpengaruh.

 

Seorang ibu haruslah memiliki kepekaan dan tanggap terhadap sifat, sikap dan segala perubahan yang terjadi pada anak. Karena anak merupakan makhluk yang peka dan sensitif, maka kalau ibu memiliki kepekaan dan tanggap terhadap anak, niscaya dapat mengatasi berbagai masalah yang terjadi pada anak.

 

* Disadur dari Majalah Wanita Republika.Hal. 35. Edisi Januari 2009

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten

Idul Adha Di Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14

Pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H, Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 melaksanakan kurban dengan menyembelih sebanyak 2 ekor sapi dan 28 ekor

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Peran Orang Tua Dalam Pembelajaran Jarak Jauh

Adanya Pandemi Covid-19 mengharuskan para anak-anak harus mengikuti pembelajaran jarak jauh, dengan begitu dukungan orang tua atau wali murid menjadi sangat penting bagi keberlanjutan pendidik