Laporan Pertanggun Jawaban Organisasi Santri Darunnajah putri periode 2007-2008
Jakarta/dn.com_Acara besar yang dinantikan oleh santriwan dan santriwati Aliyah TMI Darunnajah adalah acara Pergantian Pengurus Organisasi Santri Darunnajah(OSDN).Dimana dalam acara ini pertanda bahwa tongkat estafet kepengurusan terus hidup dan tumbuh berkembang.Patah tumbuh hilang berganti,mungkin semboyan inilah yang dapat menggambarkan bahwa santriwan dan santriwati Darunnajah diberikan kebebasan ataupun kemerdekaan berekspresi dalam konteks Islam.Perlu diketahui bahwa acara pergantian pengurus ini dilaksanakan pada tiap tahunnya dengan wajah dan semangat baru.Acara yang dinanti karena para santri Aliyah diberikan wewenang untuk belajar mengatur dan mengurus para santri yang jumlahnya sekitar 2000an dalam pengamalan ilmu yang mereka dapatkan selama di Darunnajah dengan harapan di masa yang akan datang mereka telah siap untuk melanjutkan estafet kepemimpinan yang lebih berpengalaman dan bermutu untuk menjadi pemimpin negeri ini.
Sebelum pergantian pengurus yang berarti adanya regenerasi,tentunya ada laporan pertanggung jawaban bagi para pengurus yang telah menjabat sebelumnya sebagai ladang evaluasi yang apabila terdapat kesalahan tentunya dapat diperbaiki dan apabila terdapat kebaikan akan dipertahankan dan diusahakan untuk lebih baik lagi.
Ahad,17 Februari 2008 adalah hari yang bersejarah bagi para pengurus Organisasi Santri Darunnajah periode 2007-2008 yang dijabat oleh Santriwati kelas VI TMI Darunnajah.Pasalnya hari ini mereka diberikan waktu yang khusus untuk melaporkan dan mempertanggung jawabkan kegiatan mereka selama 1 tahun ini.Acara di mulai pada pukul 07.00 WIB s/d 11.30 WIB yang diawali dengan pembacaan surat Al-Fatihah sebagai acara pembuka dengan harapan mendapatkan berkah dari Allah SWT melalui surat Al-fatihah tersebut.
Acara berjalan sebagaimana mestinya ada lagu pembuka,lantunan ayat suci Al-Qur’an,sambutan bapak pendiri sekaligus bapak pimpinan pesantren Darunnajah Drs.KH.Mahrus Amin dan dilanjutkan dengan Laporan Umum Pertanggungjawaban Organisasi Santri Darunnajah masa bakti 2007-2008 yang diawali oleh Bagian Keamanan,Ikatan Pengurus Rayon (IPR) Arafah, Mina, Al-Hamra, Granada dan Cordoba,dilanjutkan dengan Bagian Pengajaran,Penerangan dan Penerimaan Tamu,Pers dan Jurnalistik,Sosial,Keputrian,Olahraga, Kebersihan dan kesehatan,Pramuka dan Marching Band Darunnajah.Dan dipenghujung acara diisi dengan do’a yang dibawakan oleh Asisiten Kyai Al-Ustadz.H.Sulaiman Effendi,S.Ag