Tradisi literasi kembali menghiasi Pesantren Darunnajah 2 Cipining, Bogor, melalui pameran buku yang berlangsung 22-23 Mei 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Tumbuhkan Cinta Ilmu Melalui Literasi Islami” ini memantik gairah intelektual ratusan santri, guru, dan karyawan pesantren. Selain menghidupkan kembali tradisi mulia, pameran juga merefleksikan hakikat pendidikan pesantren yang menjadikan ilmu sebagai cahaya penerang jiwa.

Aula Kampus 1 pesantren menjadi saksi bisu antusiasme literasi yang mengalir deras selama dua hari. Divisi Perpustakaan bersama Departemen Pengasuhan Santri menggandeng dua penerbit ternama, Rene Book Turats dan Pustaka Al-Kautsar, menyajikan ratusan eksemplar buku berkualitas. Hari pertama dikhususkan untuk santri putra, disusul santri putri keesokan harinya.
Koleksi yang dipamerkan mencerminkan keberagaman khazanah keilmuan Islam: Novel-novel islami inspiratif, Komik islami edukatif, Buku sejarah dan ensiklopedia, Literatur motivasi dan pengembangan diri. Respons civitas akademika pesantren sungguh membanggakan. Hampir seluruh buku ludes terjual, menunjukkan dahaga intelektual yang masih mengalir kuat di kalangan santri milenial. Para peserta mengaku bersyukur karena tradisi yang sempat terhenti ini kembali terlaksana setelah penantian panjang.
Kesuksesan pameran membuktikan bahwa literasi tetap menjadi ruh pendidikan pesantren. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mempertahankan tradisi keilmuan yang telah mengakar ratusan tahun. Dalam Forum Kamisan (Rapat Guru di Hari Kamis), 29/5/2025, Direktur Pengasuhan Santri, Ust. Sholehuddin Hidayat, S.Pd., mengungkapan: “Alhamdulillah, tidak kurang dari lima ratus buku telah dibeli oleh para santri. Ini menunjukkan semangat dan minat baca tinggi!”.

