Menu

Lagi, Alumni Berprestasi Di Luar Negeri!

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Suatu kesyukuran dan kebanggaan bahwa salah-satu alumni MTs Darunnajah Cipining Bogor tahun 2010, berprestasi di luar negri dan dalam even yang cukup bergengsi. Nama lengkapnya Sutan Muhammad Sadam Awal. Dia berangkat ke Hongkong pada tanggal 21 Januari 2016 bersama ketiga temannya; Muhammad Irham Taufik Nasution, Muhammad Andi Saputra, dan Siti Nizar Athziya. mereka menjadi delegasi Institut pertanian Bogor untuk mengikuti International Conference on Engineering & Technology, Computer, Basic & Applied Science (ECBA-2016), pada tanggal 23 Januari 2016.

foto formal

Pendidikan dan pengalaman dari pesantren sangat melekat di hati remaja kelahiran Bogor, 13 Agustus 1995 ini, sebelum berangkat dia melakukan sholat safar terlebih dahulu serta berdoa untuk keselamatan mereka perjalanan. Tepat pukul 22.00 setelah melakukan check-in dan menunggu pesawat Jet-star yang mereka tumpangi take-off. Tujuan mereka adalah Changi International Airport Singapura. Mereka terlebih dahulu transit di Singapura dan sempat pula berkeliling di Negara kecil namun kaya ini. Singapura memiliki waktu satu jam lebih cepat dibandingkan Jakarta. Kurang lebih empat jam perjalanan di udara mereka sampai di Hongkong International Airport, sekira pukul 18.00 karena Hongkong memiliki waktu yang sama dengan singapura (GMT +8).

Di Hongkong segala transportasi darat, laut, bahkan tempat belanja modern menggunakan sebuah kartu yang disebut Octopus card. Kartu serbaguna inilah yang menjadi alat transaksi mereka disana termasuk bus yang mengatar mereka ke Causeway Bay.
Sesampainya disana mereka mengontak Mbak Eka kerabat yang telah mereka hubungi sebelumnya Setelah menunggu sekitar 30 menit akhirnya mbak Eka datang dan menghampiri mereka. Meskipun mereka belum pernah kenal sebelumnya namun sambutannya dirasakan sangat hangat seakan mereka dianggap anaknya sendiri. Mbak Eka adalah seorang BMI ( Buruh Migran Indonesia) yang bekerja disana. Pada saat itu Hongkong sedang mengalami musim dingin sehingga udara luar mencapai 7 derajat celcius. Mereka mengenakan jaket tebal untuk mengurangi rasa dingin yang menusuk.

Udara dingin yang menusuk tubuh mereka, harus dilawan karena mereka harus bergegas pergi ke Hotel Charter House tempatnya tidak jauh yang dapat dicapai sekira 15 menit berjalan kaki. Selain mereka ada juga 9 Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi lain yang sedang melakukan event di Hongkong. Sesampainya di tempat konferensi mereka disambut panitia untuk melukakuan registrasi dan pengambilan tanda pengenal dan sovenirnya. Ternyata panitia yang mengurusi konferensi ini juga berasal dari Indonesia, mereka menyapanya dengan sebutan Mbak Santi.

Bagi Sutan dan Irham, event ini bukanlah International Conference yang pertama, bulan Juni lalu mereka juga mengikuti International Conference yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand. Pada kesempatan kali ini mereka kembali menjadi peserta termuda karena dari 17 peserta yang mempresentasikan Pappernya mereka berempatlah yang masih Undergraduate Student. Sedangkan yang lainnya adalah sedang melakukan PhD Program, Master, bahkan ada yang sudah Doktor. Namun hal itu tak menurunkan semangat mereka. Apalagi setelah seseorang peserta bernama Mark yang berasal dari USA berkata bahwa “ it’s cool for Undergraduate Student!”. Konferensi kali ini dihadiri oleh 17 Presenter, 2 orang Chairman dan 4 orang pengamat yang berasal dari berbagai Negara ; Indonesia, Mongolia, Rumania, Malaysia, Jerman, Jepang, China dan Korean .

Presentasi dilakukan dalam dua sesi. Sesi pertama adalah bagian yang mereka ikuti yaitu Engineering & Technology dengan total 10 Presenter, termasuk mereka berempat. Sesi kedua adalah sesi Economic, Business, and Social Science dengan 7 Presenter. Sutan mendapat gilirannya mempresentasikan pada urutan kelima setelah presentasi seorang Doktor yang berasal dari Korea. Sutan berusaha menguasai keadaan dengan sapaan penyemangat ‘selamat pagi’ dan perkenalan. Setelah melakukan presentasi selama sepuluh menit, dilanjutkan sesi pertanyaan. Ada seorang Doktor asal Mongolia yang bertanya. Walaupun aksennya agak sulit dimengerti karena lidah orang Mongloia yang sulit membedakan antara “R” dengan “L” namun akhirnya Sutan dapat mengerti apa yang dikatakan Doktor tersebut. Pertanyaanya dapat dijawab dengan baik. Setelah itu Sutan metutup presentasinya dengan mengucap Alhamdulillah dan rasa syukur dalam hati.

IMG-20160123-WA0029

Sutan dan kawan-kawannya mendapat pengalaman baru pada waktu makan siang. Yaitu ketika mereka harus berhati-hati dalam memilih makanan di Negaramayoritas non muslim tersebut.. Untuk berjaga-jaga mereka hanya memakan Seafood dan bebuahan. Setelah sesi makan siang berakhir dilanjutkan ke sesi kedua yaitu Economic,Business and, Social Science pada sesi ini mereka hanya sebagai pendengan saja. Setelah itu dilanjut pula sesi pertama yang sempat tertunda dengan tersisa tiga presenter. Setelah sesi presentasi dilanjutkan dengan pemberian sertifikat. Satu persatu para peserta dipanggil termasuk merekapun dipanggil untuk penyerahan sertifikat.

IMG-20160123-WA0030

Hal yang mengejutkan sekaligus menggembirakan adalah bahwa delegasi Indonesia mendapatkan penghargaan sebagai Best Presentation on Engineering & Technology Session. Mereka sempat tidak prcaya bahwa Chairman memilihmereka sebagai presenter terbaik. Rangkaian acara selesai sekitar pukul 17.00 waktu setempat dan merekapun tidak lupa mereka segera menunaikan kewajiban mereka sebagai seorang muslim multazim untuk melakukan sholat Dzuhur dan sholat Ashar secara jamak.

IMG-20160123-WA0031

Kesuksesan itu merupakan hasil dari proses yang dilakoni oleh Sutan, berikut adalah beberapa pengalaman dan prestasinya : Juara 2 OlimpiadeFisikatingkatKab.Bogor 2012, SemifinalisFisikanukleon se-Jawa Bali UNM 2012, Hibah PKM 2015, Accepted Letter to International Conference on Water Technology 2015, Peserta International Conference on Water Technology 2015 Bangkok, Thailand dan yang terbaru adalah Best Presenter pada International Conference on Engineering & Technology, Computer,Basic& Applied Science (ECBA 2016) Hongkong.

Keaktifan Sutan dalam mengikuti berbagai ekstrakurikuler di pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor terus dilanjutkannya ketika dia meneruskan di SLTA dan Perguruan Tinggi, berikut beberapa kegiatannya: Ketua Pelaksana Lomba Gempita Baktra Pramuka XI SMAN I Leuwiliang, KetuaPelaksana Fateta Career Days 2015, BEM Muda Fateta IPB 2014 Divisi Pengembangan Karir, Staff Profesi dan Pendidikan BEM Fateta 2015 dan KetuaDepartemenProfesidanKependidikan BEM-F 2016
Rupanya antara finishing konferensi dan kepulangan mereka ke Indonesia ada jeda 3 hari. Dengan didampingi oleh Mbak Eka dan para BMI lainnya, mereka memanfaatkan waktu untuk study tour ke beberapa lokasi; Golden Flower, The Peaks, Diamond Hill, Mong Kok. Tidak lupa pula membeli buah tangan untuk keluarga dan teman-teman di Indonesia. Sutan sangat bersyukur dan senang karena sudah dua kali melaksanakan perintah Allah “Fantasyiruu fil Ardhi”, sebuah ayat yang memotivasi umat Islam untuk round the world dalam rangka Tadabbur, Tafakkur dan Tasyakkur. (WARDAN/Mr.MiM).

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten

Manasik Haji Nurul Ilmi Darunnajah 14

Serang- Haji merupakan salah satu rukun iman yang ke lima. Ibadah yang dilakukan oleh umat muslim apabila ia mampu. Mampu secara jasmana, rohani dan materi.