Kunjungan Syekh Prof. Dr. Abdullah Abdu Futainy Perkaya Wawasan Keilmuan Santriwati Darunnajah 9 Kunjungan Syekh Prof. Dr. Abdullah Abdu Futainy Perkaya Wawasan Keilmuan Santriwati Darunnajah 9

Kunjungan Syekh Prof. Dr. Abdullah Abdu Futainy Perkaya Wawasan Keilmuan Santriwati Darunnajah 9

Pondok Pesantren Darunnajah 9 mendapat kehormatan besar dengan hadirnya Syekh Prof. Dr. Abdullah Abdu Futainy, Guru Besar Fakultas Desain dan Seni Islam Universitas Umm al-Qura, Makkah, dalam sebuah kunjungan yang berlangsung pada Selasa, 11 Februari 2026. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat tradisi keilmuan pesantren, khususnya dalam bidang kaligrafi Islam yang selama ini menjadi bagian dari pembelajaran muatan lokal di lingkungan Darunnajah 9.

Kedatangan Syekh Prof. Dr. Abdullah Abdu Futainy disambut dengan penuh kehangatan dan rasa hormat oleh Wakil Pengasuh Pondok Pesantren Darunnajah 9, Ustadz Angga Kautsar Ibrahim, S.T., M.M., beserta jajaran asatidz dan seluruh santriwati. Suasana penyambutan berlangsung khidmat namun akrab, mencerminkan semangat pesantren dalam menyambut tamu ulama dan akademisi internasional.

Kunjungan Syekh Prof. Dr. Abdullah Abdu Futainy Perkaya Wawasan Keilmuan Santriwati Darunnajah 9
Syekh. Prof. Dr. Abdullah Abdu Futainy dengan Seluruh Guru dan Santriwati Darunnajah 9

Dalam kunjungan tersebut, Syekh Prof. Dr. Abdullah Abdu Futainy menyampaikan materi keilmuan yang sangat berharga, khususnya terkait sejarah kaligrafi Islam, perkembangan seni kaligrafi, serta ragam jenis khat (gaya tulisan Arab). Pemaparan beliau tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga disampaikan secara sistematis dan komunikatif, sehingga mudah dipahami oleh santriwati dan para guru.

Beliau menjelaskan bahwa kaligrafi Islam bukan sekadar seni menulis indah, melainkan bagian dari peradaban Islam yang memiliki nilai spiritual, intelektual, dan estetika yang tinggi. Dalam pemaparannya, Syekh Abdullah menguraikan berbagai jenis kaligrafi, seperti Khat Naskhi, Tsulutsi, Diwani, Diwani Jali, Kufi, dan Riq’ah, beserta ciri khas masing-masing. Santriwati diajak untuk memahami bagaimana mengenali jenis kaligrafi melalui bentuk huruf, proporsi, lengkungan, serta struktur penulisannya.

Lebih lanjut, beliau juga menjelaskan cara membedakan satu jenis kaligrafi dengan yang lain, mulai dari ketebalan garis, komposisi huruf, hingga fungsi penggunaannya dalam manuskrip, arsitektur Islam, dan karya seni. Penjelasan ini membuka wawasan baru bagi santriwati dan para guru, terutama dalam memahami kaligrafi secara akademik dan historis, bukan hanya sebagai keterampilan praktis.

Kunjungan Syekh Prof. Dr. Abdullah Abdu Futainy Perkaya Wawasan Keilmuan Santriwati Darunnajah 9
Kunjungan Syekh Prof. Dr. Abdullah Abdu Futainy Perkaya Wawasan Keilmuan Santriwati Darunnajah 9

Dalam sesi tersebut, Syekh Prof. Dr. Abdullah Abdu Futainy menekankan bahwa mempelajari kaligrafi memiliki banyak manfaat, baik dari sisi intelektual maupun pembentukan karakter. Kaligrafi melatih kesabaran, ketelitian, keindahan rasa, serta kecintaan terhadap Al-Qur’an dan bahasa Arab. Nilai-nilai inilah yang sejalan dengan tujuan pendidikan pesantren dalam membentuk santri yang berilmu, berakhlak, dan berjiwa seni.

Kunjungan Syekh Prof. Dr. Abdullah Abdu Futainy Perkaya Wawasan Keilmuan Santriwati Darunnajah 9

Melalui kegiatan ini, diharapkan santriwati Darunnajah 9 semakin mencintai kaligrafi Islam, memahami nilai dan sejarahnya, serta mampu mengembangkan potensi diri dalam bidang seni Islam secara berkelanjutan. Kunjungan Syekh Prof. Dr. Abdullah Abdu Futainy menjadi bukti bahwa pesantren tetap relevan sebagai pusat keilmuan yang dinamis, terbuka, dan berorientasi pada pengembangan peradaban Islam. -NA