Kurikulum TK yang direvisi terus menekankan fitur kualitas pribadi dan kompetensi guru TK yang diperlukan untuk membuat sebuah desain proses pembelajaran menjadi kenyataan dengan berdasarkan pada program yang:
1.reseptif dan berada dalam lingkungan yang kondusif untuk meningkatkan proses pembelajaran
2.bahan dan peralatan yang dirancang secara multi-level dan multi-pengalaman
3.menggunakan instruksi yang “bersahabat”, berdasarkan pada kebutuhan individu setiap anak
4.mengupayakan adanya integrasi pemahaman dan pengembangan konsep “belajar seumur hidup”
5.menyediakan berbagai alternatif cara untuk bermain, mengoptimalkan indera, mengeksplorasi dan memanipulasi berbagai benda
6.menekankan pada perkembangan bahasa.

Kompetensi guru harus berakar pada pemahaman anak-anak dan budaya dan dalam rangkaian nilai-nilai yang menentukan sesuai perkembangan anak, di mana secara singkat dapat dikatakan bahwa “Guru TK harus memiliki sikap positif terhadap kepercayaan, penghargaan dan penerimaan anak-anak dalam keseluruh proses perkembangan mereka.”, artinya:

•Guru TK harus memiliki organisasi kerja yang baik dengan berdasarkan pada pemahaman tentang pertumbuhan dan perkembangan anak-anak agar dapat membuat instruksi-instruksi yang bersifat individual.
•Guru TK juga perlu memiliki dasar pengetahuan yang luas agar untuk dapat menyiapkan bahan maupun peralatan yang multi-level dan multi-pengalaman serta multi-konten.
•Dia harus dapat memahami bagaimana anak-anak belajar, dan dapat melihat proses pembelajaran sebagai suatu keseluruhan yang utuh, bukan sekadar sebagai akumulasi dari banyak bagian perkembangan dan pertumbuhan sekumpulan anak-anak.
•Guru tidak hanya membutuhkan sikap penerimaan yang memungkinkan setiap anak untuk merasa dihargai, tetapi juga kebutuhan kompetensi dalam mengamati baik verbal dan perilaku non verbal agar dapat merespons dengan tepat.
•Guru TK yang efektif dapat menggunakan berbagai metode pengajaran, dan terampil dalam menetapkan tujuan spesifik, mengajukan pertanyaan dan menilai kemajuan anak-anak.
•Seorang guru TK mengenali “waktu dan ruang yang tepat ” dan mampu melibatkan masyarakat di sekitar sekolah. Guru memiliki pandangan yang luas dari proses belajar dan memanfaatkan pada kepentingan anak-anak dan pengalaman.
•Sang guru memperhatikan kebutuhan semua anak-anak, termasuk anak-anak dari berbagai budaya dan orang-orang dengan kebutuhan khusus. Dia mengakui kebutuhan untuk mengembangkan rasa harga diri dan kompetensi melalui pertemuan berhasil sesuai tantangan.
http://www.sasked.gov.sk.ca/