Selain hari kemerdekaan Indonesia, ada hari istimewa di bulan Agustus yaitu hari Pramuka Nasional. Lantas, tahukah sejarah berdirinya pramuka di Indonesia?

Berawal pada 14 Agustus tahun 1961, Presiden Pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno melalui Keputusan Presiden RI no 448 tahun 1961 yang memerintahkan penggabungan semua organisasi kepanduan dalam satu wadah. Rencana tersebut untuk menyatukan berbagai organisasi gerakan pemuda yang ada di Indonesia. Sekaligus pelantikan dan perkenalan pramuka kepada masyarakat luas

Pada tanggal inilah yang kemudian diperingati setiap tahun sebagai hari pramuka. Saat ini sendiri pramuka merupakan gerakan kepanduan yang masih terus diikuti dan diterapkan pada berbagai tingkatan pendidikan di Indonesia.

Pemuda merupakan generasi penerus bagi suatu bangsa, dan di tangan para pemudalah bangsa ini dapat maju dan bersaing dengan negara-negara yang lain. PRAMUKA yang merupakan singkatan dari Praja Muda Karana yaitu para pemuda yang suka berkarya.

Di dalam pendidikan, kepramukaan banyak sekali menanamkan nilai pendidikan moral, etika, dan pembentukan karakter. Pramuka mengajarkan kecakapan dalam berpikir dan juga menggunakan cara-cara kreatif dalam mengatasi permasalahan.

Sejak dahulu Pramuka atau kepanduan memeiliki peran besar dalam kemerdekaan Indonesia. Sejarah juga telah mencatat bahwa gerakan pramuka (kepanduan), turut berperan aktif dalam Kongres Pemuda pada tanggal 28 Oktober 1928. Yang Kemudian tercetusnya sumpah pemuda, sehingga kepanduan Indonesia semakin berkembang.

Dengan meningkatnya kesadaran nasional setelah Sumpah Pemuda, maka pada tahun 1930 organisasi kepanduan seperti IPO, PK (Pandu Kesultanan), dan PPS (Pandu Pemuda Sumatra), bergabung menjadi KBI (Kepanduan Bangsa Indonesia). Kemudian tahun 1931 terbentuklah PAPI (Persatuan Antar Pandu Indonesia), yang kemudian pada tahun 1938 berubah menjadi BPPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia).

Pada masa penjajahan Jepang, organisasi kepanduan dan partai dilarang untuk beraktivitas. Karena para pandu ikut terjun dan bahu-membahu memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Namun, idealisme dan semangat tetap menjiwai para pandu.

Setelah Kemerdekaan, pramuka juga berkontribusi dalam mendidik anak-anak bangsa. Oleh karena itu, pramuka menjadi bagian tak terpisahkan dalam sejarah Indonesia.