Keutamaan Al-qur’an dan Pengahafalnya
Allah Menjaga Keasliaan Al-qur’an

Telah kita ketahui bersama bahwasannya Al-qur’an adalah pedoman atau tuntunan hidup bagi seluruh umat Muslim di dunia. Al-qur’an diturunkan untuk dijaga (hafidz) tentu pertama diturunkannya Al-qur’an berawal dari perkataan. Kemudian mulai ditulis dan dibukukan saat masa khalifahnya Umar ibn Khattab namun diseriuskan pada masa ke-Khalifahannya Ustman Ibn Affan. Jadilah Mushaf (Al-qur’an dalam bentuk yang sudah dibukukan) yang biasa kita gunakan saat ini. Al-qur’an dari awal diturunkan hingga kini tidak pernah berubah bahasanya tetap memakai Bahasa Arab. Tidak seperti kitab-kitab agama lainnya yang berubah bahasanya sesuai dimana tempat kitab tersebut berada. Mengapa hal ini bisa terjadi ? karena Allah selalu menjaga kemurnian dan keasliannya Al-qur’an.
Al-qur’an adalah Kitab Pembeda
Al-qur’an adalah sebagai kitab yang membedakan antara yang hak dan yang bathil (antara yang baik dan yang benar) didalamnya sudah tertera banyak sekali ayat-ayat menjelaskan tentang berbagai macam hal salah satunya syari’at agama dan peringatan-peringatan tentang tuntutat agar seluruh muslim memiliki akhlak yang karimah atau mulia
Manusia Terbaik
Manusia diberikan banyak sekali kelebihan-kelebihan lain halnya dengan makhluk Allah yang lain. Salah satu yang membedakannya ialah akhlak dan akal. Apakah hewan memiliki akal ? tentu jawabannya adalah tidak. Disebutkan dalam shahih Bukhari dari sahabat Utsman bin Affan radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shollallahu ‘alahi wasallam bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari al Qur’an dan mengajarkannya”. Banyak kemulian yang diperoleh orang-orang yang menghafal, mempelajari, dan menghafal Al-qura’an
Keutamaan-Keutamaan Al-qur’an
Dalam kesempatan pembukaan seleksi peserta tahap 1 Program Tahfidz Intensif Ust. Fajar Suryono s,kom menyampaikan beberapa hal mengenai keutamaan Al-qur’an dan keutamaan-keutamaan bagi penghafalnya.
Berikut kami paparkan beberapa keutamaan yang ada pada kitab suci umat Islam (Al-qur’an) diantaranya ialah :
- Allah menurunkan Al-qur’an dalam keadaan terjaga (hafidz) dan terjaga hingga kini.
- Al-qur’an mejadi syafa’at kelak di hari akhir.
- Al-qur’an adalah bukti yang nyata di dada setiap orang ber-ilmu.
Keutamaan-keutamaan Bagi Penghafal Al-qur’an
Menjadi penghafal Al-qur’an memanglah tidak mudah. Banyak halangan dan godaan yang harus dihadapi. Hanya orang-orang pilihan yang dapat kesempatan dari Allah untuk dapat menghafal Al-qur’an. Ya tentunya ialah orang yang benar-benar mau berusaha dan niat mengahafalnya untuk ibadah. Berikut ini adalah beberapa keutamaan yang dijanjikan Allah untuk para hufadz atau penjaga Al-qur’an :
- Diutamakan menjadi Imama saat Shlat berjama’ah.
- Para penghafal Al-qur’an diutamakan menjadi pemimpin, maka sekarang ini banyak sekali pemimpin-pemimpin yang hafal Al-qur’an. Sakah satunya Wali Kota Bandung yaitu Bapa Ridwan Kamil.
- Diakhirat kelak kedudukanya di surga sesuai dengan seberapa banyak ayat yang dihafalnya.
- Keutamaan selanjutnya Al-qur’an kelak akan akan menjadi Syafa’at bagi orang-orang yang sering membacanya, mempelajarinya, mengamalkannya dan menghafalnya.
- Kelak diakhirat akan diberikan mahkota yang sinarnya seperti cahaya matahari dan baju kehormatan yang tidak ada tandinganya di dunia.
- Dan Orangtuanya pun akan diberikan keutamaan yang sama kelak diakhirat yaitu mahkota yang sinarnya seperti cahaya matahari dan baju kehormatan yang tidak ada tandinganya di dunia.