Untuk optimalisasi para santri dalam ujian mid semester yang dimulai hari ini Sabtu 17 September 2016 hingga dua pekan ke depan, maka sudah sejak sepekan lalu mereka diberhentikan dari berbagai macam agenda ekstrakurikuler. Sunnah pesantren seperti ini dikenal dengan gerakan اتركوا ما سوى الدرس artinya Tinggalkan (aneka kegiatan) kecuali belajar!.
Demikian halnya dengan tugas piket malam (hirasah lail) yang mendidik santri sense of belonging, umtuk sementara waktu dihandle oleh ustadzah di asrama putri dan ustadz di asrama putra.
Berikut adalah tugas para ustadzah yang bertugas menjadi harisah (petugas piket malam) :
1. Daur/keliling ke asrama mengingatkan dan menggiring santri yg belum tidur.
2. Stand by di depan TU.
3. Membangunkan semua bagian keamanan OSDC jam 3 pagi ketika hari puasa dan jam setengah 4 hari biasa.
4. Membangunkan semua pengurus OSDC sampai bangun dan pergi mandi.
5. Pastikan pengurus bagian keamanan dan ta’lim OSDC daur ke asrama membangunkan anggotanya.
6. Mengingatkan bagian keamanan supaya membangunkan santriwati yang bertugas ngaji di masjid bawah dan di kantor BPS (Biro Pengasuhan Santri).
Informasi itu terus dishare oleh ustadzah Meriya, salah seorang pembimbing bagian keamanan OSDC putri kepada dewan guru via telegram resmi sarana komunikasi Info Pesantren (IP) yang juga diikuti pimpinan pesantren. (mr. mim).