Hari Jumat merupakan hari yang paling agung dari hari-hari lainnya, hari jumat merupakan ibunya hari-hari lain, hari jumat merupakan hari rayanya orang Islam. Banyak keterangan yang menjelaskan kepada kita bahwa banyak keutamaan yang bisa kita dapatkan, diantaranya adalah terkabulnya doa. Sebagai contoh sebuah hadits yang berbunyi;
إِنَّ فِي الْجُمُعَةِ لَسَاعَةً لَا يُوَافِقُهَا مُسْلِمٌ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللَّهَ خَيْرًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ
“Sesungguhnya pada hari Jum’at itu terdapat satu waktu yang tidaklah seorang hamba muslim berdiri berdoa memohon kebaikan kepada Allah bertepatan pada saat itu, melainkan Dia akan mengabulkannya.” Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya, yang kami pahami, untuk menunjukkan masanya yang tidak lama (sangat singkat).“ (Muttafaq ‘Alaih)
Untuk itulah, merupakan salah satu program Pesantren yang dilaksanakan langsung oleh bagian Peribadatan untuk melaksanakan kegiatan Malam Dzikir dan Doa bersama seluruh santri, juga dihadiri oleh guru-guru yang tinggal di asrama.
Kamis 31 Januari 2013 atau tepatnya bakda Shalat Jamaah Isya pada malam Jumat, ust Asnawi, S.Pd.I yang merupakan bagian Peribadatan di masjid Jamik menghimpun seluruh santri dengan dibantu oleh seluruh pengurus organisasi santri untuk melaksanakan Dzikir dan Doa bersama yang sudah biasa dilaksanakan setiap malam Jumat. Santri duduk membuat lingkaran besar, sementara santri pengurus bersama ustadz berada di barisan depan yang menghadap ke santri.
Semua peserta Majelis Dzikir melafadzkan lafadz-lafadz Dzikir, Tasbih, Tahmid, Tahlil dan Takbir dibaca dengan penuh penghayatan. Selain itu juga yang termasuk rangkaian dari lafadz-lafadz dzikir yang dibaca adalah Asmaul Husna, Shalawat Kepada Nabi Muhammad saw, doa-doa pilihan dan surat-surat pilihan. Yang paling inti adalah jamaah membaca surat dari Al-Quran yang memang sunnah dan dianjurkan dibaca pada malam Jumat. Dan sebelum itu semua, yakni sebelum dzikir dimulai, para santri dengan dibimbing langsung oleh pemimpin doa, diminta untuk mendoakan; Pimpinan Pesantren serta guru-guru di Pesantren Darunnajah, mendoakan orang tua masing-masing serta keluarga yang telah tiada, mendoakan untuk kesuksesan didalam belajar dan sebagainya.
Bukan Cuma di Masjid Jamik Darunnajah saja kegiatan ini dilakukan, di Masjid putri pun demikian memiliki agenda dan kegiatan yang sama, pun dengan yang ada di Kampus dua. Sementara santri yang ada di Kampus tiga ikut bergabung di Kampus Satu yakni di Masjid jamik ini. Semoga dengan Dzikir ini hati akan mencapai ketenangan, belajar akan mendapatkan kemudahan dan prestasi yang gemilang, doa akan dikabulkan serta ibadah senantiasa semakin meningkat karena Iman yang senantiasa di jaga. [WARDAN/@abuadara]




