Kegiatan Safari Dakwah Santri Bangun Sinergi Antara Pesantren dan Masyarakat Kegiatan Safari Dakwah Santri Bangun Sinergi Antara Pesantren dan Masyarakat

Kegiatan Safari Dakwah Santri Bangun Sinergi Antara Pesantren dan Masyarakat

Cahaya pengetahuan memancar dari Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining menuju masyarakat sekitar melalui Safari Dakwah (Safdak) 2024 yang berlangsung 4-6 Desember. Kegiatan ini menghadirkan 150 santri dari kelas 1 hingga 5 TMI untuk mengamalkan ilmu agama secara langsung, membuktikan bahwa pendidikan sejati terletak pada kemampuan menebar manfaat bagi sesama.

Departemen Humas & Dakwah merancang program ini sebagai laboratorium hidup bagi para santri. Selain mengasah kemampuan berdakwah, kegiatan ini menjadi media pengkajian ilmu kemasyarakatan secara praktis. Pembekalan komprehensif dari pemateri berpengalaman memastikan setiap peserta memahami esensi dakwah yang sesungguhnya.

Para santri menjalankan misi mulia dengan mengajar baca tulis Al-Qur’an di mushalla dan masjid setempat. Mereka juga membantu proses pembelajaran di SD, MI, MTS, SMP, dan Madrasah Diniyah.

Kehadiran mereka di Majelis Ta’lim menambah semarak kajian keagamaan masyarakat. Kompetisi keagamaan menjadi magnet tersendiri bagi warga. MTQ, MHQ, hafalan surat pendek, bacaan shalat, doa harian, adzan, iqamah, hingga lomba pidato diikuti dengan antusias tinggi.

Kegiatan Safari Dakwah Santri Bangun Sinergi Antara Pesantren dan Masyarakat

Kepedulian lingkungan termanifestasi dalam aksi K3 (Kebersihan, Keindahan, Kerapihan) di fasilitas umum. Masjid, mushalla, madrasah, dan sarana publik lainnya mendapat sentuhan tangan terampil para santri. Lomba kebersihan antar kelompok semakin memotivasi semangat gotong royong.

Apresiasi tokoh masyarakat mengalir deras atas dedikasi para santri yang terjun langsung membantu berbagai kegiatan sosial keagamaan. Harmoni tercipta ketika pesantren dan masyarakat bersinergi membangun peradaban.

Safari Dakwah merupakan jembatan kokoh yang menghubungkan menara gading pendidikan dengan realitas kehidupan. Pulangnya para santri membawa berkah berlipat, meninggalkan jejak cahaya sebagai bukti nyata bahwa pendidikan pesantren mampu melahirkan generasi alim dan saleh secara sosial.