Santri Darunnajah Ikuti Program Safari Dakwah di Masyarakat Santri Darunnajah Ikuti Program Safari Dakwah di Masyarakat

Santri Darunnajah Ikuti Program Safari Dakwah di Masyarakat

Tantangan utama terletak pada proses adaptasi terhadap kebiasaan berbeda dari lingkungan pesantren. Para santri yang terbiasa dengan rutinitas terjadwal dan lingkungan yang seragam harus menyesuaikan diri dengan keragaman budaya dan kebiasaan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berkelanjutan sebagai tradisi tahunan yang memperkuat hubungan pesantren dengan masyarakat. SAFDAK menjadi wadah pembentukan karakter santri yang unggul dalam ilmu agama, dan juga memiliki jiwa sosial tinggi dan siap berkontribusi membangun peradaban bangsa yang lebih baik.

Pesantren Darunnajah 2 Cipining menyelenggarakan Safari Dakwah (SAFDAK) pada 4-6 Desember 2025, melibatkan 250 santri dari kelas 1-5 TMI. Program tiga hari ini menempatkan santri di rumah warga sebagai ahlul bait, menciptakan pengalaman nyata untuk mengasah kemampuan berinteraksi dengan masyarakat. Selain melatih keterampilan mengajar, juga mengembangkan kepekaan sosial dan keberanian berbicara di depan umum.

Santri Darunnajah Ikuti Program Safari Dakwah di Masyarakat
Santri Darunnajah Cipining Ikuti Program Safari Dakwah di Masyarakat

Santri dikelompokkan berdasarkan konsulat dengan kepemimpinan amirah kelas 5 TMI dan pendampingan Usth. Setiap kelompok terdiri dari 8-10 santri yang ditempatkan di lingkungan RT/RW berbeda untuk memaksimalkan pembelajaran adaptasi. Program bertemakan “Pelatihan Belajar Mengajar dan Bersosialisasi di Masyarakat” ini menantang santri keluar dari zona nyaman pesantren.

Kegiatan meliputi mengajar di sekolah, mengikuti pengajian bersama di masyarakat, shalat jamaah di masjid, gotong royong membersihkan lingkungan dan masjid sekitar, mengajar TPQ, mengadakan lomba dan pembagian hadiah serta pentas seni sebagai penutup kegiatan. Program ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.