Kebiasaan Kecil Kebiasaan Kecil

Kebiasaan Kecil ini Memiliki Manfaat Besar bagi Manusia

Kebiasaan KecilDarunnajah.com. Tidak dipungkiri manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa lepas dari orang lain dengan artian manusia dimanapun mereka berada selalu membutuhkan bantuan dari yang lain untuk mencapai keharmonisan dalam kehidupannya. Dalam menjalani proses kehidupannya sebagian manusia cenderung pilih memilih dalam aktifitasnya, mereka lebih memilih hal-hal tertentu yang dianggap memiliki efek besar baginya. Hal yang perlu kita ketahui adalah tidak semua hal yang bisa mendatangkan hal besar berasal dari hal besar pula, berikut beberapa kebiasaan kecil yang memiliki menfaat besar bagi kehidupan manusia.

Kebiasaan kecil tersebut dapat kita lakukan setiap saat kerena berhungungan dengan orang-orang disekeliling kita, karena melakukan kebiasaan kecil inilah sebagian orang di angkat drajatnya oleh Allah subhanahu wata’ala. Sebagaimana dalam firmannya:

أَهُمْ يَقْسِمُونَ رَحْمَةَ رَبِّكَ نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُمْ مَعِيشَتَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَتَّخِذَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا سُخْرِيًّا وَرَحْمَةُ رَبِّكَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُونَ

“Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhanmu? Kami telah menentukan antara mereka penghidupan mereka dalam kehidupan dunia dan kami telah meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat mempergunakan sebagian yang lain. Dan rahmat tuhanmu lebih baik dari apa yang mereka kupulkan”.  (QS. Az-Zukhruf: 32)

  1. Menyapa

Kebiasaan kecil yang pertama adalah menyapa. Menyapa siapa saja, diama saja dan kapan saja kita berada. Dalam menjalani aktifitas keseharian sudah barang tentu kita akan bertemu dengan banyak orang, dalam kesempatan itulah kita dapat melakukan hal kecil namun menyimpan manfaat yang besar yaitu dengan menyapa setiap orang yang kita temui. Menyapa adalah kebiasaan kecil yang mencerminkan sopan santun, selain itu sapaan juga merupakan sebuah penghargaan bagi siapa saja yang menerimanya.

2. Salam

Salam dapat kita lakukan ketika kita menyapa orang lain, terlebih kepada sesama muslim kita mempunyai kalimat salam yang indah “Assalamualaikum warahmatullahi wabarrakatuh”. Salam mempunyai arti do’a. Sabda Rasulullah, “Tidak ada seorang mukin pun yang mendoakan kebaikan bagi saudaranya (sesama muslim) tanpa sepengetahuannya, melainkan malaikat akan berkata, ‘dan bagimu juga kebaikan yang sama’”.

Dalam hadits lain, dari ‘Amar bin Yasir, beliau mengatakan:

ثَلاَثٌ مَنْ جَمَعَهُنَّ فَقَدْ جَمَعَ الإِيمَانَ الإِنْصَافُ مِنْ نَفْسِكَ ، وَبَذْلُ السَّلاَمِ لِلْعَالَمِ ، وَالإِنْفَاقُ مِنَ الإِقْتَارِ

“Tiga perkara yang apabila seseorang memiliki ketiga-tiganya, maka akan sempurna imannya: bersikap adil pada diri sendiri, mengucapkan salam pada setiap orang, dan berinfak ketika kondisi pas-pasan. ” (HR Bukhari)

Dengan mengucapkan salam kepada saudara semuslim yang kita temui kita akan mendapatkan beberapa manfaat, pertama salam (do’a) yang kita berikan kepada saudara kita akan kembali kepada kita sendiri dan kedua sebagai simbol puncak keimanan yang kita miliki.

3. Senyum

Bisa dibilang senyuman adalah hal sepele, mudah dilakukan oleh siapa saja bahkan oleh seorang bayi dengan asyiknya menebar senyuman sehingga senyuman sudah menjadi kebiasaan bagi semua orang. Kebiasaan kecil ini ternyata membawa manfaat besar bagi yang melakukannya dan orang-orang disekitarnya.

Dengan senyuman saraf-saraf dimuka akan menjadi kencang yang mengakibatkan kulit muka menjadi awet muda dan segar, berkat senyuman kita pula akan menciptakan keharmonisan disekeliling kita dari sisi lain ternyata senyuman merupakan sebuah sedekah.

Dari Abu Dzar R.a, dia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ

“Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu”. (HR Tirmidzi).

4. Berkata Positif

Sebagai seorang muslim sudah semestinya kita terbiasa dengan hal-hal baik, hal-hal yang positif, baik tingkah laku maupun perkataan kita. Sehingga setiap lisan yang keluar dari mulut seorang muslim adalah sebuah kebaikan perkataan yang mengandung manfaat bagi orang lain.

Dalam sebuah hadits Rasulullah dinyatakan orang yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir diperintahkan untuk senantiasa berkata baik, bahkan bila tidak mampu berkata baik diperintahkan untuk diam.

Dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ فَليَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُت

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka hendaklah ia berkata baik atau hendaklah ia diam.” (HR Bukhari dan Muslim)

5. Mengucapkan Terima Kasih

Point ke lima adalah mengucapkan terima kasih. Manusia sebagai makhluk sosial sudah pasti membutuhkan bantuan orang lain, terlebih yang berada disekelilingnya. Oleh karena itu ungkapan rasa terima kasih sudah mnejadi kebiasaan kecil yang diucapkan sebagai rasa syukur kepada orang lain atas bantuan yang di terimanya. Tumbuh dari ucapan tersebut orang lain merasa bahwa ia mempunyai nilai bagi orang lain dan menjadi motivasi baginya untuk menolong orang lebih banyak lagi.

Dalam sebuah hadits dikatakan seseorang yang mendapatkan kebiak dari orang lain namun tidak berterima kasih kepada penolongnya maka dikatakan tidak bersyukur kepda Allah.

مَنْ لَا يَشْكُرُ النَّاسَ لَا يَشْكُرُ اللَّهَ

“Barangsiapa yang tidak bersyukur (berterima kasih) kepada manusia, maka tidak bersyukur kepada Allah”. (HR Tirmidzi)

(red/A.A)