Kami Bangga Menjadi Santri Darunnajah Cipining

Begitulah tema besar yang diusung para calon alumni Darunnajah Cipining saat menggelar Kreasi Santri (KESAN) angkatan 19 yang menamakan diri angkatan Blizartium di lapangan basket pesantren, Senin (14 Mei) malam. Secara serentak dan beriringan, tema ini diucapkan oleh ketua panitia dan ketua angkatan, Giyanto, Fateh Abdul Azis dan Aditya Fauzi dalam sambutan mereka. KESAN dibungkus dalam arena panggung tasyakuran oleh santri kelas XII MA (6 TMI) yang menandai telah usainya kegiatan santri tersebut setelah 6 tahun menuntut ilmu di pesantren.

Pantomin: Salah Satu Suguhan Penampilan di Malam KESAN

“KESAN kita lakukan sebelum kita diwisuda pada Kamis (17 Mei) besok. Ini adalah persembahan terakhir dan pentas kreasi santri angkatan kami ini diharapkan selalu dikenang di hati para santri” ujar Fateh Abdul Azis, ketua panitia.

Pengasuh pesantren, KH Jamhari Abdul Jalal, Lc dalam sambutannya mengaku senang dan gembira dengan semua kegiatan yang telah dilalui oleh para santri kelas akhir tersebut. Maka, beliau membenarkan jika malam itu tepat sebagai malam kesyukuran. Bersyukur karena mereka telah berhasil mengikuti semua agenda dan program pesantren selama ini. Sebagai tanda kelulusan, pesantren akan mewisuda mereka pada Kamis nanti.

Masih menurut Bapak Kyai, Bersukur memiliki makna yang disyariatkan, karena dengan bersyukur, Allah telah berjanji akan menambah syukur tersebut. Bapak Kyai berharap, jika santri dapat beryukur, semoga pada kehidupan selanjutnya mereka akan mendapatkan tambahan kenikmatan dari Allah, baik berupa dimudahkan dalam meraih cita-cita, mampu mendapatkan perguruan tinggi yang sesuai dengan keinginannya, atau kenikmatan lain yang tentunya terbaik dari Allah SWT.

Di hadapan para santri kelas akhir dan seluruh santri tersebut, Bapak Kyai juga sangat menyayangkan perilaku para pelajar di luaran sana, kelulusan yang mereka peroleh dengan usaha dan doa justru ditandai dengan aksi-aksi yang tidak edukatif, seperti corat-coret, dan tindakan lain yang merugikan diri dan orang lain.

Maka, sebagai tokoh dan pimpinan pesantren, Bapak Kyai sangat bersyukur dan bangga kepada para santri yang belajar di pesantren. Kehidupan pesantren sangat jauh dari perilaku-perilaku negatif. “Beruntung kalian yang berada di pesantren karena pesantren tidak pernah mengajari perilaku-perilaku seperti itu. Lulus dan bersyukur seperti inilah yang membedakan kalian dengan pelajar lain di luar pesantren”

Sementara itu, dalam event yang dikomandoi oleh 2 MC, Rayen Agung Pradana dan Imam Syaifurrahman, dibacakan pula kalam ilahi secara duet oleh Fateh Abdul Azis dan Fauzi Mufti Faumi. Sebagai penyempurna acara, seluruh hadirin juga menyanyikan lagu kepesantrenan yang berjudul ‘Oh Pondokku’ dan ‘Mars Darunnajah’.

Sebelum acara penampilan KESAN diberlangsungkan, panitia memutar rekaman ucapan dukungan atas terselenggaranya kegiatan malam itu oleh para artis ibukota. Di antaranya adalah artis-artis OVJ, Parto Patrio, Azis Gagap, Andre Taulani, dan penyanyi Vicky Shu serta beberapa artis lain. Mereka  mengucapkan selamat kepada angkatan Blizartium dalam mensukseskan kegiatan KESAN 19 di pesantren Darunnajah Cipining.

Pada sesi selanjutnya, penampilan dibuka dengan sepasukan khusus dari koordinator pramuka yang memadukan antara atraksi baris berbaris, morse beriringan dengan lagu Jeko dalam disko pramuka. Disusul kemudian dengan tim nasyid yang menyuguhkan lagu dari Justice Voice dengan judul ‘Save Our Masjid’ dan beberpa lagu lain.

Beberpa penampilan turut susul menyusul seperti pantomim, marawis, drama musical, stand-up comedy, dan on the spot versi santri kemudian acara ditutup dengan salam-salam antara kelas akhir dengan keluarga besar Darunnajah Cipining. (Wardan/Billah)