139 Santri Putra Bangga Menjadi Pramuka Garuda

Pesantren Darunnajah 2 Cipining menggelar Tapakan Pramuka Garuda Tingkat Penggalang pada 28-29 Desember 2024. Kegiatan diikuti 139 santri kelas 3 TMI Putra dengan tujuan membina jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, kemandirian, dan kecintaan terhadap kepramukaan.

Acara berlangsung di kompleks Pesantren Darunnajah 2 Cipining merupakan kolaborasi pesantren dengan Koordinator Gerakan Pramuka (KGP) Putra. Rangkaian kegiatan meliputi pengujian kompetensi, penguatan karakter, hingga inaugurasi.

Para santri harus menyelesaikan serangkaian portofolio yang dinilai tim penilai Kwartir Ranting Cigudeg. Tapakan Pramuka Garuda merupakan jenjang tertinggi dalam kepramukaan penggalang yang mencerminkan kesiapan santri menghadapi tantangan masa depan.

Kak. Dian Sukmawan, M.Pd, selaku Wakil Ketua Bidang Pembinaan Anggota Muda Kwartir Cabang Kab Bogor menjadi penanggung jawab kegiatan. Tim Pusdiklat cabang terdiri enam pelatih berpengalaman memandu santri mendalami nilai kepramukaan melalui berbagai aktivitas teoretis dan praktis.

Tantangan terbesar dalam pelaksanaan adalah kedisiplinan dan keterbatasan waktu latihan. Meski demikian, para santri tetap mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias tinggi, mulai pembukaan hingga inaugurasi hari kedua yang dihadiri Tim Inaugurasi Kwartir Cabang.

Kak Taufik Rachman, SE. selaku Kepala Staf Kwartir Cabang hadir pada acara inaugurasi. Muhammad Syahrul terpilih sebagai peserta terbaik karena menunjukkan konsistensi dan semangat luar biasa selama mengikuti rangkaian acara.

Kegiatan membuka wawasan santri tentang pentingnya cinta alam dan kasih sayang kepada sesama manusia. Mereka dilatih untuk peka terhadap permasalahan lingkungan dan sosial di sekitarnya.

Pesantren Darunnajah 2 Cipining berencana memperluas kegiatan ini pada tahun 2025 dengan mencakup Tapakan Pramuka Garuda untuk tingkat Siaga, Penggalang, dan Penegak. Langkah ini wujud komitmen pesantren mengembangkan pendidikan kepramukaan secara komprehensif, sekaligus mengenalkan pesantren sebagai lembaga pendidikan yang mengintegrasikan nilai keislaman dengan keterampilan modern melalui gerakan pramuka.