Menu

Kabar Gembira! Klinik Bekam Thibbun Nabawi akan segera dibuka di Pesantren

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Perjuangan dua orang guru yang belajar di Bekam Ruqyah Center (BRC) Bandung akhirnya berbuah manis. Ust Deni Rusman dan Usth Nani Karmila yang telah diutus untuk menimba Ilmu ke Kota Kembang akhir novermber 2010 lalu, telah menyelesaikan studynya dengan baik. Mendirikan Klinik Bekam di Pesantren yang berlandaskan Thibbun Nabawi adalah cita-cita mereka berdua. Dengan berbagai usaha, upaya dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait maka Klinik Bekam Thibbun Nabawi Darunnajah Cipining akan segera beroperasi.

Dalam rangka persiapan untuk membuka klinik, beberapa pertemuan telah digelar. Pertama, pertemuan antara tenaga Terapis dengan Pimpinan Pesantren yang digelar pada hari Senin tanggal 28 Maret 2011, Pukul 16.00 WIB. Dalam Pertemuan yang dihadiri oleh Ust Deni Rusman, Usth Nani Karmila, Ibu Rimah dan Bu Kyai ini membicarakan diantaranya tentang hari Praktek yang akhirnya disepakati bahwa Hari Sabtu dan Ahad khusus untuk Pasien Umum, Guru dan Wali santri. Hari Senin khusus Pasien dari santri laki-laki (Ikhwan) dan hari Kamis untuk pasien Santri Perempuan (Akhwat).

Dalam pertemuan yang dilaksanakan di Sekretariat itu juga ditetapkan tenaga terapis yang akan bertugas di Klinik Pesantren, selain Ust Deni Rusman dan Usth Nani Karmila yang telah dinyatakan “LULUS” oleh BRC Bandung, akan dibantu juga oleh Bu Rimah (Istri Ust Mustajab) yang telah belajar di Akademi Farmasi Islam (AFI) Leuwiliang Bogor, Ustadz Trimo S.Pd.I dan Bu Kyai (Rahmah Manaf) yang keduanya juga telah belajar tentang Bekam dan Pengobatan Cara Nabi saw.

Pertemuan kedua juga telah dilaksanakan, yakni Hari selasa 29 Maret 2011 di Poskestren yang nantinya akan menjadi Ruang Klinik. Pertemuan kedua ini melibatkan seluruh jajaran staf Bagian Kesehatan Pesantren, ada 20 orang yang diundang, 11 diantaranya Asatidz (guru-guru) dan 9 Santri. Pertemuan kedua ini lebih detil membahas tentang teknis dan pembagian tugas. Sehingga diharapkan pada prakteknya nanti beberapa staf kesehatan Pesantren dapat ikut terlibat di Klinik bekam.

Dibukanya Klinik ini dipandang perlu, untuk memberikan layanan kesehatan yang berlandaskan dengan metode yang direkomendasikan oleh Nabi saw, kepada seluruh santri, guru dan wali murid yang berkunjung. Dengan demikian, kehidupan masyarakat pesantren akan semakin terjaga kesehatannya, sehingga dalam melaksanakan segala aktifitas dan segudang kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar. [WARDAN/Kang DR]

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait