Hari ke 3 tidak terlalu beda dengan hari – hari yang kemarin, bagun kemudian menghabiskan waktu di sekolah mengajar para santri berbicara bahasa inggris. Sungguh suatu kesempatan yang sangat jarang di dapatkan santri bahkan murid di tempat lain di ajar bahasa inggris oleh native speakernya asli apalagi ingrisnya ingris asli.
yang membuat beda adalah kegiatan selepas sekolah, sekitar pukul 15.30 Mr Nick dan Mrs Emma di ajak berkeliling di sekitar pondok dan nongkrong di warung bakso menikmati hidangan kuah bakso panas di hari yang memang agak mendung. Nikmat memang rasanya makanan yang hangat di udara dingin. Mereka di temani oleh dua Ustad pendamping Ustad Parlaungan Tanjung dan Ust Iwan Halwani.
Mr Nick yang sangat suka dengan bakso melahap habis satu mangko bakso sambil asyik bercerita tentang pengalam bermain takraw di hari kemarin, Mr Nick tertarik untuk membeli beberapa buah bola Takraw selain untuk cindera mata juga si mister berniat bermain takraw di Inggris sana.
Si mister juga ceritanya di ajak untuk mencoba ikut berlatih mahatma, dengan di dorong sekawanan ustad yang lain pelatih mencoba menyemangati Mr Nick
"come on Mister your inner power" katanya di selingin sunggingan senyum melihat si mister berkeringat ngos – ngosan kecapean.