Jantungan Sementara

Dag Dig Dug Dag….

 

“Takut deh pas ditutup matanya, kirain kemana gitu ternyata ke kampus 2” kata salah satu anak yang mengikuti kegiatan pramuka di pesantren Darunnajah Cipining, yang diadakan rutin pada hari kegiatan pramuka.

 

Pramuka Darunnajah Cipining

Kegiatan pada hari Rabu, 24 April 2012 ini memang berbeda dari biasanya, biasanya latihan pramuka mingguan tidak perlu keluar kampus 1, namun kali ini santriwati ditantang untuk berjalan ke kampus 2 dengan mata tertutup kacu .

 

Kegiatan yang dipimpin oleh kakak-kakak kelas X (1 Aliyyah) dan diikuti oleh adik-adik dari kelas VII-VIII MTs ini sangat seru sekali . Jam menunjukan pukul 14.00 WIB, jaros (baca: bel) pun dibunyikan. Semua santri berlari menuju lapangan pelataran masjid putri. Sambutan pembukaan dilakukan oleh Ka Nida Pertiwi. Kemudian mereka mengeluarka yel-yelan ala Darunnajah. Seru sekali. Semuanya semangat.

 

“Oke, pada punya kacu kan? Ya udah, sekarang ikat kacunya masing-masing menutup kedua mata. Awas, ya, kalau ada yang curang, iqoban (baca: sangsi) menanti !” tegas Ka Nida. Terlihat dari wajah santriwati yang kebingungan, kegiatan apa yang akan mereka ikuti.

 

Setiap regu terdapat dua kakak pendamping untuk mengarahkan jalan mereka untuk sampai ke kampus 2 yang lumayan jauhnya. Mata mereka sudah tertutup, satu per satu, regu berjalan perlahan melewati bangunan baru (gedung bagian penerimaan tamu putri) .

 

Tidak lupa juga keisengan kakak-kakak pembimbing yang membuat tertawa yang lain. “Awas ada jurang !! Awas ada tikungan maut !!!! Jongkok, jongkok ayo itu awas ada bambu besar!!” . Kakak-kakak yang lain tertawa geli. Santri yang mengikuti ketakutan, mereka mengira itu benar.

 

Sesampainya di kampus 2 sebagai terminal tujuan, mereka diarahkan ke tengah lapangan, lalu satu-satu membuka matanya. “Oh kampus dua, kirain bener ke jurang” . Kemudian disana mereka bermain dalam aneka game. Saat menjelang Ashar, mereka kembali ke kampus 1 untuk melaksanakan sholat Ashar berjamah di masjid (Warna/icha choirunnisa)