Jangan Cuma Investasi di Dunia: Sudah Cek 'Saldo' Akhiratmu? Jangan Cuma Investasi di Dunia: Sudah Cek 'Saldo' Akhiratmu?

Jangan Cuma Investasi di Dunia: Sudah Cek ‘Saldo’ Akhiratmu?

Pernah gak sih dengar kata investasi? Biasanya, anak muda zaman sekarang suka investasi dengan hal-hal keren. Misalnya, nabung saham, beli emas, beli skincare mahal biar muka glowing, atau beli gadget buat hobi. Itu semua gak salah, kok. Menyiapkan masa depan dan merawat diri itu emang penting banget.

Di tengah kesibukan dunia yang terjadi saat ini, banyak orang yang lebih cenderung ingin memiliki masa depan yang sukses. kerja keras agar dapat gajinya naik, dapat tunjangan sana sini, hingga bisa hidup tenang tanpa memikirkan uang. Ditambah pajak yang terus naik, namun tidak dengan gaji para karyawan atau sulitnya mencari pekerjaan padahal banyak kebutuhan yang harus terpenuhi. Semua itu relevan banget sama kehidupan sekarang ini.

Tapi, yakin hanya kejar dunia? Bagaimana jika semua kesulitan yang datang justru terjadi karena kita semakin jauh dari Sang Pemberi Rezeki? Bisa aja kan, Allah SWT menghambat rezeki kita, karena kita aja gak berdoa kepada-Nya utuk minta rezeki-Nya. Iman kita menurun, jarang sholat, gak pernah sedekah karena kita juga lagi susah buat cari uang, hingga jarang bersyukur sama apa yang ada.

Kita memang harus bekerja keras di dunia, tapi jangan lupa beribadah untuk kehidupan kekal nantinya. Contohnya sholat. Sholat itu seperti kompas hidup. Kalau kita gak sholat, bagaimana dengan hidup kita? Hilang arah dan pikiran yang kalut adalah jawabannya. Sholat juga bentuk penyerahan diri kita kepada Sang Pencipta. Saat bersujud, kita melepaskan semua beban hidup dan kepasrahan kita kepada Allah SWT, tubuh jadi terasa lebih ringan.

Seperti sholat subuh yang menjaga mood dan niat baik, maka sholat dzuhur untuk mendinginkan pikiran di tengah kepenatan, sedangkan sholat ashar untuk menjaga semangat sampai batas akhir, sholat maghrib guna bersyukur dan melepas beban hari ini, dan sholat isya dapat menyembuhkan overthinking agar bisa tidur dengan tenang.

Begitu pula dengan sedekah dan bersyukur. Sedekah itu bukan penghambat rezeki. Jangan berpikir jika kita memberi sedikit rezeki, kita sedang berkurang. Justru, di situlah rezeki kita sedang dibersihkan dan dilipatgandakan. Bersyukurlah atas segala sesuatu yang kita dapatkan. Semakin kita menghargai hal-hal kecil yang kita punya hari ini, makin banyak alasan untuk bahagia yang bakal didapatkan.

Dengan menyelaraskan urusan kedua dunia tersebut, kita akan menemukan ketenangan hati yang hakiki—tidak mudah cemas mengejar dunia, dan tidak ragu melangkah menuju akhirat.