Ada kekhawatiran yang cukup umum — apakah lulusan pesantren bisa masuk PTN lewat jalur reguler? Jawabannya tegas — bisa. Selama ijazah pesantren berasal dari program yang terakreditasi dan diakui oleh Kemendikbud atau Kemenag, lulusan pesantren punya akses ke semua jalur masuk PTN yang sama dengan lulusan SMA umum.
Jalur apa saja yang tersedia?
SNBP (Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi) — menggunakan nilai rapor dan prestasi. Cocok untuk santri yang konsisten berprestasi selama di pesantren. SNBT (Seleksi Nasional Berdasarkan Tes) — menggunakan UTBK. Ini jalur yang paling kompetitif dan membutuhkan persiapan khusus.
Jalur Mandiri — setiap PTN punya mekanismenya sendiri. Beberapa menggunakan tes, beberapa menggunakan portofolio. SPAN-PTKIN — khusus untuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Dan ada juga jalur prestasi khusus — beberapa PTN membuka jalur untuk penghafal Quran atau santri berprestasi.
Apa tantangannya bagi santri?
Tantangan utamanya — waktu persiapan. Santri pesantren punya beban ganda — pelajaran agama dan umum. Waktu untuk latihan soal UTBK mungkin tidak sebanyak siswa SMA yang fokus sepenuhnya ke persiapan itu. Jadi santri yang ingin jalur SNBT biasanya perlu usaha ekstra — belajar mandiri, ikut bimbel tambahan kalau tersedia, atau memanfaatkan waktu luang secara disiplin.
Salah satu pesantren di Bogor
Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining mengeluarkan ijazah yang diakui untuk semua jalur masuk PTN. Kami berusaha mempersiapkan santri — tapi kami jujur bahwa hasilnya sangat tergantung usaha individu. Hubungi lewat WhatsApp 0812111180.