Kondisi cuaca yang tidak menentu antara hujan dan panas pada Kamis siang, 13 Januari 2011 tidak menyurutkan semangat 200 lebih santri kelas IV&V TMI / X&XI MA Darunnajah Cipining untuk kembali ke gedung pertemuan  yang terletak di tengah-tengah asrama santri putra. Para pengurus baru Organisasi Santri Darunnajah tersebut tengah melanjutkan sesi kedua Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK). Pada pagi sebelumnya telah hadir pimpinan pesantren, KH. Jamahari Abdul Jalal, Lc dan Kepala Biro Pengasuhan Santri, Ust. Ahmad Rosikhin Wasyraf, S.Pd.I dalam sesi pembukaan yang dilanjutkan dengan materi pertama tentang Manajemen Organisasi oleh Ust. Muhammad Musta’in Sahadi, S.E.

Tepat pukul 13.30 ust. Muhrizal Sutarmo selaku moderator membuka sesi kedua dengan full spirit dan sekaligus mempersilahkan ust. Muhlisin Ibnu Muhtarom, S.H.I memulai penyampaian materi Citra Diri Pengurus Organisasi Santri dengan judul: ‘Jadilah Santri Organisatoris Yang Handal!’. Setelah pembukaan materi dengan ummul kitab, sebagai ‘ibrah dan motivasi nara sumber sedikit memperkenalkan beberapa pengalaman berorganisasi yang pernah didapatkannya antara lain; Bagian Da’wah Ikatan Remaja Muhammadiyah Ranting Patean dan Cabang Kendal  tahun 1993-1995, Bagian Keamanan, Bagian Bahasa, Bagian Penerimaan Tamu, Bengkel Sastra (Bengsas), Tapak Suci dan TOP TEDAS – pengalaman sewaktu duduk di kelas V&VI TMI Darunnajah Cipining tahun 1998-2000-. Dan dari tahun 2000 hingga kini ustadz asal Kendal ini masih terus belajar berorganisasi di Biro Pengasuhan Santri, Biro Da’wah dan Hubungan Masyarkat dan Warta Darunnajah (WARDAN).

- Advertisement-

Selanjutnya alumni TMI Darunnajah Cipining tahun 2000 ini mengajak seluruh peserta LDK untuk memahami beberapa point penting , antara lain; landasan teologi organisasi Islam (QS Ali Imran ayat 104, Hadits Umar  dan Atsar Imam Ali), arti organisasi secara bahasa dan istilah, 5 unsur Organisasi ( Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga /AD&ART, wadah/tempat, susunan pengurus dan anggota, job discription, kerja-sama dan sama kerja), 3 teori kepemimpinan (genetis, ekologis, sosial), 5 tipologi kepemimpinan (otokratis, militeristis, parternalistis, kharismatis,  demokratis, 3 macam sidang (komisi, pleno, paripurna), 5 jenis interupsi (of order, of clarification, of information, of explanation, of personal), juga beberapa etika terkait garis koordinasi, konsultasi dan intruksi.

Agar para santri senior tidak jemu dalam mengikuti sesi kedua ini, mereka diajak meneriakkan beberapa yel-yel seperti Darunnajah = Sukses Mulia!, dan diteruskan dengan sambutan yel-yel per organisai yang meliputi Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC Pa&Pi untuk santri putra dan putri asrama), Organisasi Santri Tahfidz Qur’an (OSTAQ), Organisasi Siswa Darunnajah (OSADC, untuk santri putra non asrama), Organisasi Siswi Darunnajah Cipining (OSIDC, untuk santri putri non asrama), dan Koordinator Gugus Depan Pramuka Darunnajah untuk seluruh santri putra dan putri, asrama dan non asrama.

Dalam penyampaian materi berdurasi  lebih dari 100 menit, nara sumber yang notabene Kepala Asrama Santri Putra  tampak energik dan memikat. Bahkan terlihat mimik mukanya sendu, suaranya agak parau dan hatinya bergetar ketika mencontohkan beberapa tokoh organisatoris muslim internasional seperti sayyid Syahid Hassan Al Banna pendiri Ikhwanul Muslimin yang berpengaruh ke berbagai negara, juga syekh Ahmad Yasin pendiri dan pemimpin spiritual Harakah Muqawwamah Islamiyyah (HAMAS) Palestina yang gugur syahid di bom tentara laknatullah Israel seusai beliau melaksankan jama’ah Sholat Shubuh!.

Antuasias peserta sangat tampak dalam sesi pertanyaan dalam jeda sebelum penuntasan materi sesi yang tampak lebih meriah dengan slide powerpoint yang sarat dengan foto-foto penjelasa dan iringan musik mars Darunnajah dan nasyid-nasyid perjuangan. Setidknya ada 4 perwakilan santri yang mengajukan pertanyaan, yaitu Najmuddin (kelas IV TMI) yang menanyakan tugas pemuda muslim, Imam Saefurrahman (kelas V TMI) yang meminta lebih dijelaskan tata cara annahyu ‘anil munkar, Fitria Wulan Nasyrah (kelas XI SMK) yang menanyakan etika berorganisasi antar sesame pengurus dan Siti Istiqomatunnisa (kelas XI MA) yang meminta tip menjadi pengurus tegas namun tidak terkesan galak.

Setelah menyelesaikan pemamaparan sesi kedua dengan mengungkap arti penting tanggung-jawab seluruh elemen pengurus yang harus dilakukan dengan FAST (Fathonah, Amanah, Shiddiq, Tabligh), suami Upi Nurjannah, Lc ini mengadakan permainan yang mengharuskan seluruh ketua organisasi tersebut tampil ke panggung dan berupaya mengerahkan perhatian,konsentrasi, mental pemberani dengan tetap toleransi kepada yang lain dalam permainan ‘Pemilihan Raja dan Ratu’ ala ESQ. Dalam permainan yang menggunakan media kursi untuk duduk, music/lagu penyemangat dan peluit untuk kode berhenti secara tiba-tiba di saat mereka bergerak berputar mengelilingi kursi. Diiiringi gemuruh mars Bangkit Darunnajah yang dinyanyikam seluruh peserta LDK, para ketua tampak berusaha untuk survive dengan tetap mendapatkan kursi tempat duduk yang sebelum peluit dibunyikan  akan dikurangi satu-persatu oleh panitia. Bagi yang tidak mendapatkan kursi dipersilahkan kembali ke tempat, dan akhirnya tersisia satu ketua putra dan satu ketua putri, mereka adalah Ahmad Fahmi Kamil (Ketua OSTAQ) dan Fifi Romandati (Pengurus Koordinator Pramuka Putri Asrama).  Be Problemsolver, Don’t be Troublemaker! (WARDAN/Janne)

Tentang Kami

Darunnajah menyelenggarakan lembaga pendidikan yang lengkap dari tingkat Paud, TK, SD, SMP, SMA, SMK, Pesantren sampai Perguruan Tinggi. Berikut ini kami sampaikan brosur berisi informasi profil lembaga, pendaftaran, biaya, lokasi, nomor kontak, fasilitas, kegiatan, prestasi, dan informasi-informasi penting lainnya. → Klik disini

Punya Pertanyaan?

Kami siap membantu anda. Sampaikan pertanyaan, saran dan masukan anda kepada kami. Silahkan isi form kontak yang telah kami sediakan. Klik pada link berikut ini → Klik disini

Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor menyelenggarakan pendidikan Pesantren Modern untuk santri putra dan putri mulai dari jenjang PAUD, TK, SD, MTs (Tsanawiyah), MA (Aliyah), SMP, SMA, SMK sampai Perguruan Tinggi. Pesantren ini memadukan kurikulum Pondok Modern Gontor, Nasional dan Salaf. Darunnajah Cipining menyediakan banyak beasiswa untuk santri berprestasi dan santri tahfidz Al-Qur'an. Kegiatan santri antara lain: Shalat berjamaah 5 waktu, mengaji Al-Qur'an, menghafal Al-Qur'an (tahfidz), percakapan bahasa arab dan inggris, latihan organisasi, latihan pidato, olah raga, dan kegiatan ekstrakurikuler seperti pramuka, silat, jurnalistik, drum band, dll. Kampus Darunnajah Cipining berada di atas lahan seluas 170 hektare, di Cigudeg Bogor Jawa Barat. Dengan pemandangan alamnya yang sangat indah pesantren ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti mini market, asrama, koperasi, guest house (penginapan), lapangan olahraga, sekolah, perkantoran, laboratorium, komputer, internet, dll.