Hukum memakai Jimat dari Al-Quran atau selainnya
Menu

Hukum memakai Jimat dari Al-Quran atau selainnya

tim futsal STAI Darunnajah Jakarta 2013

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email
Masjid Putri2
Masjid Asrama Santri Putri Kampus 1
Pesantren Darunnajah Cipining Bogor

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz mengatakan, “Jimat-jimat yang dikenakan pada anak-anak, orang sakit, dan sebagainya hukumnya haram. Sebagaimana sabda Rasulullah saw:

مَنْ تَعَلَّقَرتَمِيْمَةً فَلاَ أَتَمَّ اللهُ لَهُ وَمَنْ تَعَلَّقً وَدَعَةً فَلاَ وَدَعَ اللهُ لَهُ

“Barang siapa yang memakai jimat, maka Allah tidak akan menyempurnakannya. Dan barang siapa yang memakai kalung dari kulit kerang, maka Allah tidak akan menjaganya.” (HR Ahmad, Hakim dan Ibnu Hibban)

Dalam salah satu riwayat, Rasulullah saw juga bersabda:

مَنْ عَلَّقَ تَمِيْمَةً فَقَدْ أَشْرَكَ

Barang siapa yang menggunakan jimat, berarti ia telah melakukan kesyirikan.” (HR Ahmad dan hakim)

Kesimpulannya, bagi setiap muslim saat mengobati dirinya hendaklah bersabar atas segala yang menimpanya dari segala jenis penyakit dan berbagai macam rasa sakitnya. Hendaknyalah ia selalu mengharap pahala dan ganjaran dari Allah swt. Dalam sebuah hadits disebutkan:

مَا يُصِيْبُ الْمُسْلِمَ مِنْ نَصَبٍ وَلاَ وَصَبٍوَلاَ هَمٍّ وَلاَ هُزْنٍ وَلاَ أَذًى وَلاَ غَمٍّ حَتَّى الشَّوْكَةِ يُشَاكُهَا إِلاَّ كَفَّرَ اللهُ بِهَا   مِنْ خَطَايَاهُ

“Tidaklah seorang muslim tertimpa rasa letih, sakit, cemas, sedih, bahaya, rasa susah, duka, hingga duri yang mengenainya, kecuali dengannya Allah akan mengampunkan dosa-dosanya.”

Dan ia selalu mengulang-ulang doa:

إِنَّا لِلَّهِ وإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُوْنَ، اللَّهُمَّ آجِرْنِي فِي مُصِيْبَتِى وَاخْلُفْ لِى خَيْرًا مِنْهَا

Sungguh, kita semua milik Allah dan akan kembali kepada-Nya. Ya Allah, berikan aku pahala atas segala musibah yang menimpaku dan gantikan musibah itu dengan yang lebih baik daripadanya.”

Ketika seorang muslim mengucapkannya dengan penuh ketulusan dan keikhlasan, maka Allah swt akan menggantikannya dengan yang lebih baik sebagaimana disebutkan dalam hadits diatas.

[WARDAN/@abuadara]____________________

Disampaikan pada Talim Bakda Dzuhur oleh Santri Kelas 6 TMI di Masjid Jamik Pesantren Darunnahaj Cipining Bogor, Senin 4 Februari 2013

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten

Kedatangan Santri Putra Kelas 5 Dan 6 TMI

Kedatangan Santri Putra Awal Semester Genap 2015Kedatangan Santri Putra Baru Dipondok Pesantren Darunnajah 2 CipiningKedatangan Santri Baru PutraSuasana Kedatangan Santri Baru (Putra) Di Pesantren Darunnajah