{mosimage}YOKOSO, JAPAN/dn.com – Salah satu guru Pondok Pesantren Darunnajah, Hj. Rizma Ilfi, saat ini tengah berada di negeri sakura, Jepang. sejak tanggal 9 November 2008, etelah menempuh perjalanan hampir 7 jam, akhirnya tiba di Bandara Narita, Tokyo, pukul 7.30 pagi waktu Tokyo. Rombongan dijemput oleh ibu Sugiura Toshiko, wanita Jepang 60 tahunan dan fasih berbahasa Indonesia sebagai escort selama di Tokyo. Di hari pertama ini, setelah check in di Tokyo Prince Hotel, rombongan di sambut oleh beberapa staff Mofa Japan (Minister of Foreign Affairs/Deplu Jepang), termasuk Professor Tanaka, yang pernah datang ke berbagai pesantren di Indonesia, termasuk ke Darunnajah pada tahun 2006.
Agenda yang dijalankan adalah menuju Kuil Asakusa, kuil terbesar di Tokyo, dimana agama Shinto dan Budha bisa menggunakan kuil tersebut untuk beribadah secara bersama-sama. Tujuan utama di Asakusa adalah kuil Senso-ji, Kuil Budha itu yang sudah berusia 1.300 tahun lebih.
Namun, di tengah keasyikan kunjungannya, istri Pimpinan Pesantren Darunnajah, Drs.H. Sofwan Manaf, M.Si mengalami hambatan. "Semenjak dari Jakarta , kondisi saya memang sedang tidak fit. Seminggu sebelumnya saya menderita demam, batuk dan pilek. Berbagai macam obat saya konsumsi agar pada hari keberangkatan saya sudah merasa baik. Tapi, mungkin memang saya ditakdirkan untuk “merasakan” sakit di Negerinya Hiroko ini." Hiroko adalah mahasiswa Kyoto Univercity yang pernah mengadakan riset di Indonesia dan tinggal
di Darunnajah.