“Sosialisasi dan Workshop Kurikulum 2013 sebagai upaya menyiapkan generasi emas menyongsong Indonesia masa depan yang lebih maju dan lebih sejahtera

xxxxDarunnajah Cipining kembali diundang dalam sosialisasi dan workshop mewakili kepala bidang kurikulum tingkat MA se-Kabupaten Bogor yang berlangsung di Wisma Tugu Cisarua Bogor Jawa Barat, mewakili staff kurikulum MA Darunnajah Cipining Ustadz Chusnul Mubarok Noor.

Acara berlangsung dengan khidmat mulai hari Rabu, 3/6/2013 pukul 14.30 Wib yang dibuka oleh Kepala Pokjawas Kabupaten Bogor dilanjutkan sosialisasi 6 season hingga Kamis, 4/6/2013 pukul 12.15 Wib. Beberapa materi yang disosialisasikan diantaranya: Suplemen Kurikulum 3013 (Kurikulum MA), Isi Kurikulum 2013, Workshop KTSP/ Renstra/ Peraturan Akademik, Kebijakan Kemenag (Strategi Peningkatan Mutu Madrasah) dll.

Salah satu tujuan implementasi kurikulum 2013 adalah “Sebagai Upaya Menyiapkan Generasi Emas Menyongsong Indonesia Masa Depan yang Lebih Maju dan Sejahtera. Untuk keperluan ini, siswa tidak cukup hanya dibekalkan pada seperangkat informasi dan pengetahuan kognitif yang penguasaannya hanya diketahui melalui hasil ulangan dan Ujian Nasional, akan tetapi siswa sebagai calon pemimpin Indonesia masa depan juga harus memiliki kultur masyarakat global sebagai bangsa maju yang dicirikan dengan terbiasa jujur, efisien, budaya tepat waktu, tidak boros, peduli lingkungan, tekun, senang menghasilkan karya terbaik, senang mengeksplorasi informasi baru, dan ciri masyarakat maju lainnya, termasuk terbiasa makan habis dan terbiasa makan tidak tergesa-gesa. Kualifkasi lain lulusan sebagai produk implementasi kurikulum 2013, yang juga diperlukan antara lain adalah gemar baca, gemar menulis, gemar membuat catatan penting, gemar bertanya, terbiasa memperhatikan dengan serius pendapat orang lain, terbiasa mendengarkan kalau orang lain sedang bicara, baru berbicara kalau orang sudah selesai/ tidak berbicara, selalu produktif dan kreatif.

Fokus Kurikulum 2013: Dalam sambutan pada perayaan hari pendidkan nasional 2 Mei 2013, Mendikbud menyampaikan bahwa, Insya Allah Kurikulum 2013 akan mulai diterapkan pada tahun ajaran 2013/ 2014 secara bertahap dan terbatas. Bertahap karena belum dilaklukan pada semua kelas di jenjang pendidikan dasar dan menengah dan terbatas karena belum semua sekolah menerapkannya, baru sekitar 6.325 sekolah yang tersebar di SD, SMP, SMA, SMK yang tersebar di 295 Kabupaten/ Kota. Namun bagi sekolah yang berminat dan merasa mampu untuk menerapkannya, sekolah dapat menerapkan implementasi kurikulum 2013 sejak tahun ajaran 2013/ 2014 dengan mendaftarkan diri ke dinas pendidikan daerah. Menurut surat edaran Mendikbud kepada kepala dinas pendidikan provinsi/ kabupaten/kota di seluruh Indonesia, dinyatakan bahwa, sekolah yang tidak termasuk sekolah sasaran untuk mengimplementasikan Kurikulum 2013 bisa menerapkan secara mandiri. Asalkan, pelaksanaannya harus di bawah koordinasi dinas pendidikan daerah.

(Moebarok Noor).