Grand Opening PORSEKA Ke-27, Darunnajah Bergetar
Menu

Grand Opening PORSEKA Ke-27, Darunnajah Bergetar

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Diawali arak-arakan santri yang dikelompokkan berdasarkan Konsulat, PORSEKA semakin terlihat gempita. Tema Karnaval Kali ini adalah Cita-Cita dan Profesi, maka setiap santri pada masing-masing harus mengenakan kostum yang mewakili Impian dan Cita-citanya. Namun ada yang menggelitik dan lucu, ada salah satu Konsulat yang mengenakan Kostum Orang sakit yang penuh dengan Perban, hehe.. apakah cita-citanya jadi orang sakit? Celetuk salah satu penonton.

Karnaval berakhir di Lapangan kampus 2, dimana acara pembukaan PORSEKA dilaksanakan. Tenda sudah berdiri, Background sudah tegak dengan gagahnya, dan lapangan sudah menanti para peserta, seolah Upacara Pembukaan ini harus segera dilaksanakan.

Tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, PORSEKA kali ini pun diguyur hujan pada H-1. Sehingga arena lapangan agak lengket dikaki. Namun tak menyurutkan peserta Upacara. Gempitanya tetap terasa, apalagi setelah sang Pembawa Acara memulai membacakan susunan Acara.

Dibawakan dalam tiga Bahasa, yaitu Bahasa Arab, Inggris dan Indonesia, susunan acara disampaikan dengan sangat lantang. Mulai dari masuknya masing-masing kompi, dilanjutkan dengan masuknya Pemimpin Upacara ke lapangan Upacara dan Masuknya Pembina Upacara ke Mimbar Utama, dan seterusnya.

Selanjutnya setelah seremonial selesai, sambutan-sambutan dari Kepala-kepala Biro dan Pembimbing. Yang memberikan sambutan pada saat itu adalah; Kepala Biro Pengasuhan, Ust M Mukhlisin, S.H.I, dan Kepala Biro Pramuka dan Pengembangan Potensi Santri atau BP3S. Dalam sambutannya mereka beliau menekankan agar masing-masing peserta dapat meningkatkan bakatnya dibidang tiga hal; Olahraga, Seni dan Kepramukaan. Untuk itulah agar semua peserta Porseka agar aktif didalamnya.

Selanjutnya pembacaan Doa oleh Ustadz Katena S.Pd.I. Beliau dalam Kepengurusan Pesantren, menjabat sebagai Kepala Biro dakwah dan Humas. Setelah acara PORSEKA ditutup, ada beberapa penampilan yang ditunjukkan oleh para santri. Diantaranya adalah Drumb Band, Paduan Suara/Koor, dan parade Barisan.

Tidak Semua atraksi dapat ditampilkan hari itu, dikarenakan medan yang masih licin dan tidak memungkinkan. Menurut panitia, atraksi-atraksi dan penampilan lebih lengkap insya Allah akan ditampilkan pada Upacara Penutupan sekjaligus Upacara Apel tahunan tanggal 24 Agustus nanti. [WARDAN/@abuadara]

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

Tiga Tanda Kebahagian Seorang Muslim

Tidak ada satupun manusia di dunia ini kecuali dia sedang mencari dan mengharapkan suatu kebahagian, yaitu: “Kebahagiaan di dunia yang fana dan terlebih lagi kebahagian