Jumat pagi yang penuh semangat di Darunnajah 12 Dumai menyaksikan momentum bersejarah ketika seluruh Guru dan Santri berkumpul dalam Gladi Porseka pertama. Kegiatan yang digelar pada 8 Agustus 2025 ini menandai dimulainya persiapan intensif menuju puncak acara Porseka 604 Al-Harokah. Antusiasme luar biasa terpancar dari wajah seluruh santri yang telah berlatih keras selama berminggu-minggu untuk menampilkan yang terbaik pada saat acara puncak nanti.
Gladi resmi yang dimulai pukul 8.00 WIB ini berhasil menunjukkan capaian kesiapan hingga 35 persen dari target keseluruhan penampilan. Angka ini mencerminkan kerja keras dan dedikasi tinggi seluruh elemen pesantren dalam mempersiapkan event akbar tahunan. Para pembimbing dan santri menunjukkan sinergi sempurna dalam setiap rangkaian acara yang telah dipersiapkan dengan matang dan terstruktur.
Rangkaian acara dibuka dengan parade barisan yang memukau, menampilkan kedisiplinan dan kekompakan santri dalam formasi yang teratur dan harmonis. Setiap langkah yang diayunkan mencerminkan nilai-nilai militansi dan jiwa korps yang telah tertanam kuat dalam diri setiap santri. Parade ini menjadi simbol persatuan dan kesatuan seluruh keluarga besar Darunnajah dalam mencapai tujuan mulia pendidikan Islam yang berkualitas tinggi.
Penampilan tari persembahan menjadi momen yang paling dinanti, dimana santri menunjukkan kreativitas dan bakat seni yang telah diasah dengan baik. Gerakan yang anggun dan penuh makna menyampaikan pesan-pesan moral yang mendalam tentang nilai-nilai keislaman. Setiap gerakan tari bukan hanya sekedar pertunjukan, melainkan media dakwah yang menyentuh hati para penonton dengan keindahan dan kedalaman makna yang terkandung di dalamnya.
Gimnastik putra dan senam putri menampilkan kekuatan fisik serta ketangkasan santri yang telah dilatih dengan disiplin tinggi selama persiapan. Kedua cabang ini membuktikan bahwa pendidikan di pesantren tidak hanya fokus pada aspek spiritual dan intelektual semata. Keseimbangan antara kesehatan jasmani dan rohani menjadi prinsip dasar yang dipegang teguh dalam sistem pendidikan Islam yang komprehensif dan holistik.
Puncak acara gladi ditutup dengan penampilan Tapak Suci putra dan putri yang memukau seluruh hadirin dengan gerakan-gerakan penuh konsentrasi. Seni bela diri Islam ini menunjukkan bahwa santri tidak hanya lemah lembut dalam beribadah, tetapi juga memiliki jiwa kesatria yang tangguh. Tapak Suci mengajarkan nilai-nilai kejujuran, keberanian, dan perlindungan terhadap yang lemah sesuai dengan ajaran Islam yang rahmatan lil alamin.
Seluruh guru, santri, dan panitia yang hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap penampilan yang telah ditunjukkan dalam gladi pertama ini. Kehadiran lengkap seluruh elemen pesantren menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan yang bertujuan mengembangkan potensi santri secara menyeluruh. Semangat kolektif ini menjadi modal berharga dalam mencapai kesuksesan acara puncak yang akan diselenggarakan pada 24 Agustus 2025 mendatang.
Allah SWT berfirman dalam Al-Quran, “Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang” (QS. Al-Anfal: 60).
وَأَعِدُّوا لَهُمْ مَا اسْتَطَعْتُمْ مِنْ قُوَّةٍ وَمِنْ رِبَاطِ الْخَيْلِ
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah menyukai jika seseorang melakukan suatu pekerjaan dengan itqan (profesional dan berkualitas)” (HR. Baihaqi).
إِنَّ اللهَ يُحِبُّ إِذَا عَمِلَ أَحَدُكُمْ عَمَلًا أَنْ يُتْقِنَهُ
Persiapan intensif menuju Porseka 604 Al-Harokah pada 24 Agustus 2025 terus berlanjut dengan semangat yang semakin menggebu-gebu. Gladi pertama ini menjadi momentum evaluasi dan perbaikan untuk mencapai kesempurnaan dalam penampilan final. Setiap santri diharapkan dapat memberikan kontribusi terbaik untuk kejayaan almamater yang telah memberikan pendidikan berkualitas tinggi selama bertahun-tahun.




