Alhamdulillah, pada hari Jumat, 23 Januari 2023, tepat pukul 07.30, Pondok Pesantren Al-Harokah Darunnajah Dumai resmi membuka kegiatan Al-Harokah Pencak Silat Championship 1. Acara ini diikuti oleh 388 peserta dari 21 kontingen yang datang dari berbagai daerah di Provinsi Riau, seperti Dumai, Duri, Bengkalis, dan Rokan Hilir.

Pada acara peresmian yang digelar di Aula Pesantren Al-Harokah, Bapak Teguh Widodo, S.Kep, MKM, Camat Bukit Kapur, secara resmi membuka kegiatan ini dengan pemukulan gong yang menandai dimulainya rangkaian kompetisi. Beliau menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berkompetisi, tetapi juga mempererat ukhuwah Islamiyah di kalangan pesantren dan masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini dapat membawa berkah bagi kita semua dan menjadi bagian dari upaya memajukan pendidikan dan seni bela diri di wilayah Riau,” ujar Bapak Teguh Widodo dalam sambutannya.
Selama tiga hari pelaksanaan, yaitu dari 23 hingga 25 Januari, para peserta dari berbagai kontingen akan bersaing dalam berbagai kategori pencak silat, yang tidak hanya menguji ketangkasan fisik tetapi juga mental dan spiritual. Para peserta akan dihadapkan pada serangkaian tantangan yang menguji kemampuan teknik serta ketahanan mental mereka dalam menghadapi kompetisi.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mencari bakat-bakat muda pesilat yang memiliki potensi luar biasa dalam dunia pencak silat, serta mempererat silaturahmi antar pesantren yang ada di wilayah Riau

Pondok Pesantren Al-Harokah Darunnajah Dumai juga berharap kegiatan ini dapat menjadi program tahunan yang berkelanjutan dan semakin memperluas jangkauan promosi pendidikan pesantren di seluruh wilayah Riau. Ke depan, diharapkan kegiatan ini dapat melibatkan lebih banyak lagi pesantren dan lembaga pendidikan Islam lainnya, baik di tingkat lokal maupun nasional, untuk menjadikan pencak silat sebagai bagian dari kurikulum pendidikan karakter.

Sebagai penutup, pihak penyelenggara berharap agar kegiatan ini tidak hanya berhenti pada kompetisi pencak silat, tetapi dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pendidikan di Pondok Pesantren Al-Harokah Darunnajah. Dengan dukungan yang kuat dari seluruh pihak, kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi pesantren lainnya dalam menciptakan inovasi dan program yag mendidik serta memperkaya khazanah budaya Indonesia.
