Geliat Alumni Di Negeri Para Nabi

Mesir, negara dengan sejuta peradaban memiliki sebuah universitas yang menjadi aset besar bagi kemajuan Islam, Al-Azhar, Universitas yang memiliki 400 ribu mahasiswa lebih ini adalah salah satu tujuan utama para penuntut ilmu Islam dari berbagai penjuru dunia.

Di antara ribuan mahasiswa yang sedang mengenyam pendidikan di Univ.Al-Azhar Mesir adalah alumni pesantren Darunnajah II Cipining Bogor. Pada tahun 1994, Irwan Alizar, Lc. Merintis perjalanan alumni DNC di Negeri Kinanah.

Mesir, negara dengan sejuta peradaban memiliki sebuah universitas yang menjadi aset besar bagi kemajuan Islam, Al-Azhar, Universitas yang memiliki 400 ribu mahasiswa lebih ini adalah salah satu tujuan utama para penuntut ilmu Islam dari berbagai penjuru dunia.

Di antara ribuan mahasiswa yang sedang mengenyam pendidikan di Univ.Al-Azhar Mesir adalah alumni pesantren Darunnajah II Cipining Bogor. Pada tahun 1994, Irwan Alizar, Lc. Merintis perjalanan alumni DNC di Negeri Kinanah.

Selain dalam kegiatan akademik, alumni Darunnajah group yang tergabung dalam IKPDN juga terkenal di kalangan mahasiswa Indonesia di Mesir. Beberapa dari mereka menduduki jabatan penting di organisasi induk mahasiswa Indonesia di Mesir (PPMI) yang beranggotakan lebih dari 4500 pelajar dan mahasiswa. Nurahyari menjabat Menteri Koordinator III bidang seni dan olahraga masa bhakti 2005-2006, Heriyanto menjabat Koordinator Data dan Statistik Periode 2006-2007, Sholehuddin menjabat Ketua IKPDN Mesir periode 2005-2006 dan masih banyak lagi. Bahkan sampai saat ini Nurahyari masih sebagai vokalis sekaligus pendiri grup Nasyid Da`I Nada. Grup ini sudah terkenal di kalangan mahasiswa Indonesia maupun mancanegara dan bahkan di kawasan Timur Tengah. Da’i Nada telah merilis sebuah Album berjudul “Maly Rabbun Siwah”. Penjualan kaset dan CD-nya sampai ke beberapa kawasan di seluruh kawasan timur tengah dan ditayangkan di beberapa stasiun Televisi dan Radio, baik di Mesir maupun Negeri timur tengah lainnya.

Dari segi keilmuan juga anggota IKPDN Mesir cukup menonjol diantara mahasiswa lain. Pada bulan April 2007 yang lalu, 2 tim dari IKPDN Mesir merebut juara I dan IV lomba English Debate yang diselenggarakan Organisasi Pelajar Islam Indonesia (PII) cabang Mesir, menyisihkan 30 tim peserta lain dari berbagai alumni pesantren dan organisasi yang ada di Mesir.

Beberapa prestasi diatas dicapai bukan tanpa usaha. IKPDN Mesir diakui sebagai IKPDN Cabang teraktif dan terorganisir diantara IKPDN cabang lain, bahkan dibanding IKPDN Pusat. Hal tersebut dicapai berkat modal rasa kekeluagaan dan tanggung jawab terhadap alumni tertanam dalam jiwa anggota IKPDN Mesir. Selain itu kondisi dan lingkungan juga mendukung untuk memajukan IKPDN.

Sampai saat ini anggota IKPDN Mesir berjumlah lebih dari 70 orang. Dan mulai tahun 2006 ada 3 orang santriwati asal Darunnajah II Cipining yang bergabung dengan IKPDN Mesir.

Tiada hari hampir tanpa kegiatan untuk anggota, diantaranya: kajian keilmuan, munaqasyah bahasa arab dan bahasa inggris, Tahsin dan hafalan Alquran, olahraga, perbuletinan dll. Kegiatan tersebut dilakukan di sore hari sampai malam hari.

Di balik kesibukan dan aktivitas anggota IKPDN Mesir yang cukup padat, mereka tidak melupakan kewajiban utama sebagai penuntut ilmu agama. Hal tersebut dibuktikan dengan kelancaran mereka dalam studi dan memperoleh nilai baik. Dan alhamdulillah pada tahun 2006, IKPDN termasuk lima besar organisasi almamater yang berprestasi dalamstudi.

Untuk membantu alumni Darunnajah yang ingin melanjutkan studi ke Al-Azhar, IKDPN Mesir setiap tahun membuat panitia pendaftaran mahasiswa baru.

Untuk informasi lebih lanjut tentang IKPDN Mesir bisa diakses melalui website: www.ikpdnmesir.com atau bisa melalui sms +20108481726 dan telepon 202-24025762.