FORSIMA Adakan Kajian Bersama Irena Handono
JAKARTA/dn.com – Setelah beberapa lama vakum, akhirnya Forum Studi Islam dan Kemasyarakatan (Forsima) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Darunnajah kembali mengadakan Kajian Rutin. Ngobrol seputar Islami di Kajian Rutin (Ngopi di Kantin) ini mengadakan diskusi keislaman dengan mengambil judul “Antisipasi Kritenisasi dari Sudut Pandang Mualaf”.
Hari ini Jumat, 17 Jumadil Ula 1434 H/29 Maret 2013 dimulai kajian pada pukul 09.30 Wib yang bertempat di Aula 4 Windu Darunnajah, yang menghadirkan pembicara Dr.Hj. Irena Handono.
Irena Handono, atau Irene Handono (lahir di Surabaya, Jawa Timur, 30 Juli 1954; umur 58 tahun) dengan nama lahir : Han Hoo Lie, merupakan seorang ustadzah asal Indonesia. Terlahir dari keluarga keturunan Tionghoa, yang pada tahun 1983 ia memutuskan untuk beralih agama ke Islam dengan mengucap syahadat di Mesjid Al-Falah Surabaya. Usai memeluk agama Islam, Irena kemudian aktif di beberapa lembaga Islam, di antaranya ICMI dan juga mendirikan Irena Center dimana ia menjadi ketuanya sampai saat ini.
Kajian ini dihadiri santri, mahasiswa, dan asatidz Darunnajah yang berjumlah sekiar 350 orang. Diskusi berjalan dengan baik dengan beberapa tanya jawab antar pembicara dan audien. Diharapkan edngan adanya kajian/diskusi seperti ini, insan pesantren akan mempunyai wawasan yang luas mengenai dunia keislaman yang semakin berkembang di dalam masyarakat kita sekarang ini.