Festival Nisaiyyah: Merajut Solidaritas dan Mengasah Kompetensi Guru Putri

Sebanyak 130 ustadzaat dan ummahaat (guru putri yang sudah berkeluarga) Pesantren Darunnajah 2 Cipining mengikuti Festival Nisaiyyah yang digelar oleh Departemen SDM pada 9-17 Oktober 2025 di Area Kampus 1 Putri. Kegiatan ini bertujuan strategis, yaitu menciptakan sinergi dan keakraban di antara seluruh tenaga pendidik putri, baik yang masih lajang maupun sudah berkeluarga. 

Kegiatan ini dirancang melalui serangkaian lomba perkelompok yang dibagi dalam dua kategori utama: grup ustadzah keluarga dan grup ustadzah single. Bidang yang dipertandingkan sangat beragam, mencakup olahraga, tata boga, tata rias, hingga tata busana, mencerminkan multidimensi keterampilan guru putri. Sasaran utama Festival Nisaiyyah adalah melatih softskill dan hardskill yang dimiliki oleh para ustadzaat, yang diharapkan muncul sebagai kompetensi baru yang teridentifikasi.

Seorang perwakilan dari Departemen SDM menjelaskan bahwa tujuan filosofis dari festival ini adalah menghilangkan rasa canggung di antara tenaga pendidik yang berasal dari latar belakang status berbeda. “Kami ingin memastikan bahwa semua guru putri merasa nyaman dan akrab, tanpa memandang status. Sebab, membangun kebersamaan yang solid selain meningkatkan kualitas pengajaran juga memperkuat fondasi kekompakan Pesantren,” ujarnya. Pemenang lomba di berbagai bidang tersebut berhak mendapatkan voucher apresiasi dan sertifikat sebagai bentuk penghargaan atas capaian mereka.

Melalui serangkaian kompetisi bidang olahraga dan ketrampilan yang berlangsung selama delapan hari ini, terlihat jelas potensi dan keterampilan tersembunyi para ustadzaat dan ummahaat yang melampaui tugas mengajar harian. Rencana tindak lanjut Pesantren adalah menggunakan momentum ini untuk semakin mempererat tali kebersamaan dan mengidentifikasi skill khusus yang dapat diintegrasikan dalam pengembangan SDM. Program semacam ini perlu terus didukung untuk memastikan kualitas tenaga pendidik putri tetap unggul, solid, dan selalu siap menghadapi tantangan ke depan.