Suasana Idul Fitri 1446 H masih meliputi. Angin segar perubahan dan semangat baru berhembus ke Pesantren. 6 Usth. lulusan terbaik Pondok Modern Darussalam Gontor resmi ditugaskan untuk mengabdi dan mendidik di pesantren ini. Berikut profil singkat mereka:
1. Ikfi Dina Oktavia, S.H. Lulusan Fakultas Hukum dengan predikat Cumlaude hanya dalam waktu 3,5 tahun. Di Gontor Putri 3. Usth. Ikfi dikenal sebagai pemimpin sejati: Ketua OPPM 2019-2020, Ketua PORSENI, Panitia DA dan PG, serta Panitia Ujian 2024-2025. Juara 1 MTQ, dan Duta Nisaiyyah 2017.
2. Jasmine Lovely Eugenia, S.Ag. Mujaz Khot I’tiyadi ini merupakan teladan akademik yang lulus dalam 3,5 tahun dengan Skripsi Terbaik. Selama di Gontor, ia aktif di Bagian KMI dan Bahasa, serta menjadi Ketua PKA 2024-2025. Saat ini, ia tengah mendalami seni kaligrafi khot Riq’ah.
3. Eta Lica Hanan Nadifa, S.Pd. Dengan keahlian di bidang pendidikan bahasa Inggris, Eta meraih Skripsi Terbaik pada program studinya. Ia memainkan peran vital sebagai Ketua Panitia Ujian Akhir 1446 H, Tim Kreatif PKA 2024, serta Seksi Acara DA. Kepemimpinannya tercermin dalam tanggung jawab di Bagian Bahasa OPPM.
4. Siti Muflihatur Rosyidah, S.Pd. Kiprahnya di dunia akademik luar biasa. Ia konsisten meraih IPK tertinggi dari semester 1 hingga 5 dan menjadi peserta aktif Jambore Muslim Dunia di Inggris. Di Gontor, ia terlibat dalam pengasuhan santri, debat nasional dan internasional, penyutradaraan pentas seni Al Hamra.
5. Amanda Rizki Amalia, S.H. Sebagai lulusan hukum dengan predikat Cumlaude, Amanda menunjukkan kecemerlangan sejak dini, termasuk sebagai semifinalis Sains Kuark 2013 dan juara KMI Smart. Di Gontor Putri 3, ia aktif di kepramukaan sebagai Pembimbing dan Koordinator dalam berbagai kegiatan.
6. Kinanti Kamila Hakim, S.Ag. Kinanti adalah sosok guru penuh semangat, dinobatkan sebagai Most Passionate Teacher selama dua tahun berturut-turut.
Sebelum bertugas, Usth. ini mendapat pembekalan khusus di Darunnajah Pusat Jakarta. Materi penting disampaikan para narasumber handal: KH. Dr. Sofwan Manaf, M.Si. (Sejarah Darunnajah), KH. Busthomi Ibrahim, M.Ag., Ph.D. (Etika Guru & Komunikasi), KH. Aunurrifiq, M.M. (Guru Profesional), Ust. Miftah Ahmad, M.A. (Etika Digital & Organisasi) dan Ust. Zakiyanto Arief, S.I.P., M.M. (Shock Culture di Kota Metropolitan).
Saat pertama kali tiba di Cipining, keenam ustadzah ini merasa hangatnya sambutan dari keluarga besar pesantren, adapun harapan mereka, agar Darunnajah 2 Cipining terus berinovasi dalam pendidikan. “Semoga pondok ini menjadi pusat pendidikan Islam yang holistik, kami berharap agar pembinaan karakter dan keterampilan hidup juga terus diperkuat,” demikian harapan mereka.
