Duhai Senangnya Hati Bisa Berbagi!

Rabu malam merupakan jadwal musyawarah Biro Pengasuhan Santri, sebuah biro yang menjadi soko gurunya pesantren. Biro inilah yang bertanggungjawab membantu pimpinan pesantren mengelola, membimbing dan senantiasa mengevaluasi seluruh aktifitas santri dan guru selama 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam sepekan, terutama di luar kegiatan belajar mengajar formal di kelas.

Musyawarah Biro Pengasuhan biasanya membahas dan mengevaluasi disiplin serta aneka kegiatan harian dan mingguan, Namun Rabu malam, 2 mei 2012 ada yang berbeda dalam pertemuan  ini. Ya, malam tersebut sengaja digunakan untuk malam sharing, brain storming dan problem solving. Dengan semangat kebersamaan dan keberkahan, pertemuan tersebut dinamakan N-TER (NIGHT OF TOGETHER TO BE BETTER).

Hadir selaku nara sumber dalam kesempatan tersebut ustadz Muhammad Mufti, S.Pd.I. Beliau merupakan salah-satu assabiquunal awwalun anshor ma’had Darunnajah Cipining. Ustadz asal Pabelan, Magelang ini sudah cukup lama membidangi pelajaran Psikologi, Teologi dan Mantiq. Sehingga dipandang kapable untuk memberikan pencairan kejenuhan dan pencerahan para asaatidz, terutama para asaatidz muda.

Rangkaian pertemuan ini diawali dengan pemaparan singkat oleh ustadz Mufti tentang sejarah awal perjalanan pesantren dan berbagai kemajuan di berbagai bidang dan pengembangan sarana pra sarana. (mohon antum perluas untuk paragraph ini). Kemudian  asaatidz yang hadir diberikan kesempatan untuk menyampaikan curhatan hatinya yang ditanggapi oleh nara sumber.

Dalam kesempatan tersebut hadir pula kepala santri putra, ustadz Muhlisin Ibnu Muhtarom. Alumni TMI Darunnajah Cipining tahun 2000 ini menampilkan beberapa slide pilihan tentang kepesantrenan (diperoleh dari presentasi KH. Hasan Sahal ,dalam study banding ke Gontor Jawa Timur 2009), problem solving, motivasi dan komunikasi yang dalam beberapa kesempatan juga pernah dipresentasikan dalam Latihan Dasar kepempinan (LDK), Achivement Motivation Training (AMT) dan majlis ta’lim. Diantara referensi pentingnya adalah buku  Burn Your Self, 99 Kiat Memotivasi diri karya ustadz Motivator Satria Hadi Lubis.

Beberapa point penting dari pertemuan malam curhat yang diadakan di Kantor Wardan adalah:

  1. Pentingnya upaya terus menerus untuk menumbuhkan keikhlasan dalam setiap aktifitas pembinaan santri, termasuk upaya menjaga keistiqomahan dalam ubudiah, utamanya sholat.
  2. Upaya peningkatan excellent service terhadap kesejahteraan santri dan dewan guru.
  3. Optimalisasi komunikasi antara komponen pengambil kebijakan dan pelaksana di tingkat lapangan. Perlu ditingkatkan semangat saling memahamai (tafahum), agar terhindar dari perliaku submisiff (membiarkan diri sendiri tertekan agar orang lain nyaman) dan agresif (mengutamakan kenyamanan diri sendiri dengan tidak ada empati kepada orang lain), sehingga akan semakin tercipta perilaku asertif (harmonis antara diri sendiri dengan orang lain).

Dengan N-TER sharing dan motivasi tersebut diharapkan sedikit banyak akan menjadi pencerahan di tengah rutinitas mengemban amanat jihad via tarbiyah. Juga terjadi perubahan presepsi kea arah yang lebih baik terhadap setiap unsur, tidak  seperti memandang gunung yang tampak kebiruan dari jauh namun sejatinya jika didekati hijau karena dedaunan dan coklat karena bebukitan! (WARDAN/ Abu Ezzat El Wazira)