Pada 29 Oktober 2025, telah diadakan kegiatan tahunan bagi santriwati akhir kelas 6 TMI, yaitu Fathul Kutub yang mana sebagai acara puncaknya diadakan Diskusi Umum dan Debat Bahasa Arab yang biasa disebut dengan Munaqosyah ‘Ammah. Pada kesempatan kali ini mengangkat topik hangat yaitu “Apakah Media Sosial Menjadi Penyebab Meningkatnya Perselingkuhan?”. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Darunnajah 9, yang dihadiri para pembimbing kegiatan serta santriwati dari kelas 4 hingga kelas 6 TMI ikut sehingga meramaikan kegiatan ini.

Kegiatan ini ditujukan untuk mengasah keterampilan berfikir para santriwati sehingga lebih kritis dalam menghadapi persoalan, Para santriwati dilatih terbiasa dalam penyelesaian berdasarkan sumber yang terpercaya, merujuk pada Al-Quran, Hadist maupun pendapat para ulama.

Ditengah acara, dibuka sesi tanya jawab yang disambut baik dengan penuh antusias oleh para hadirin, diantaranya santriwati kelas 6 TMI dan kelas 5 TMI. Mereka mempertanyakan persoalan terkait tema yang diangkat, sehingga suasana di Aula Darunnajah 9 kian memanas dipenuhi kesemangatan serta antusias para hadirin dan peserta Diskusi Umum dan Debat Bahasa Arab.

Dipenghujung acara, terdapat penyampaian intisari atau point penting sebagai hasil dari kegiatan ini, disampaikan oleh perwakilan dari pembimbing Fathul Kutub. “..dari tema yang diangkat hari ini dapat diambil kesimpulan bahwa media sosial bukan penyebab utama dari meningkatnya perselingkuhan, karena semua kembali kepada keimanan masing-masing, sedangkan dengan adanya media sosial hanya sebagai perantara yang mempermudah terjadinya perselingkuhan..” ucap Al-Ustadzah. Aqilla Qatrunnada, S.H.

Harapannya, kegiatan rutin ini terus dilestarikan sehingga menjadi tradisi penting serta menjadi ciri khas Pondok Pesantren Darunnajah 9. Dengan adanya kegiatan ini, kedepannya akan melahirkan kader-kader pendamping pemimpin umat yang dapat berfikir kritis, dapat menyelesaikan persoalan internal maupun eksternal dengan baik, serta memiliki keberanian untuk berpendapat dikemudian hari.
