Direktur TMI Buka Ujian Pesantren Kelas Akhir

Berturut-turut santri kelas akhir atau kelas 6 TMI menghadapi berbagai macam ujian. Setelah pekan sebelumnya menyelesaikan UAMBN, pekan ini mereka harus bertemu dengan ujian akhir pesantren. Ujian akhir pesantren disebut dengan ujian niha’i dibuka secara resmi oleh kepala MA, Ustadz Musthofa Kamal, M.Ag  yang merangkap juga sebagai direktur TMI. Pembukaan dilaksanakan dengan apel pagi di lapangan basket pesantren pada pukul 08.00 WIB, Senin (21/2).

Ujian niha’i ini ada 2 macam, 1) ujian lisan dan 2) ujian tulis. Ujian lisan rencananya dilakukan selama 7 hari, setelah itu dilanjutkan dengan ujian tulis. Ujian lisan meliputi 2 bahasa asing yaitu Arab dan Inggris. Keistimewaan dari ujian akhir ini karena materi ujian diambil dari materi/mata pelajaran pesantren kelas VIII MTs, sehingga otomatis materinya menjadi lebih banyak.

Dalam sambutannya kemarin, Ustadz Musthofa mengaku bersyukur karena sebagian program kelas akhir telah selesai dengan baik. Meskipun dalam pernyataannya beliau sedikit menyayangkan bahwa majunya jadwal UAMBN sedikit merubah agenda secara keseluruhan.

Pada kesempatan itu pula, beliau mengingatkan bahwa santri yang masih memiliki tanggungan ujian agar cepat menyusul dan melengkapinya. Menurut catatan beliau, ada beberapa santri yang belum mengikuti ujian praktik, baik penjas maupun seni budaya. Nilai-nilai yang telah ada akan segera diolah dan dimasukkan ke dalam laporan pendidikan.

Selanjutnya, dalam nasihatnya, beberapa hal yang beliau sampaikan adalah soal mensikapi ujian. “Karena ilmu milik Allah maka santri perlu meminta ilmu itu dengan berbagai cara. Belajar yang rajin dengan dukungan sholat hajat, tahajjud, dan dhuha juga perlu. Silahkan semprnakan pula dengan berikhtiar melalui puasa sunnah”

Selain itu, perhatian santri terhadapa pola dan menu makan yang baik serta penjagaan kesehatan selama berlangsungnya ujian juga menjadi perhatian Ustadz Musthofa Kamal. Di akhir apel, bersama dewan guru dan seluruh santri kelas akhir, Ustadz Ismail Amin, S.Pd.I memimpin do’a untuk kebaikan bersama. (Wardan/Billah).