Dilantik di Masjid, 31 Santri Putri Siap Pimpin Ekstrakurikuler dan Konsulat Dilantik di Masjid, 31 Santri Putri Siap Pimpin Ekstrakurikuler dan Konsulat

Dilantik di Masjid, 31 Santri Putri Siap Pimpin Ekstrakurikuler dan Konsulat

Kepemimpinan sejati tidak lahir dari seremonial semata, melainkan dari proses panjang penempaan karakter dan kesadaran akan tanggung jawab. Itulah semangat yang mengalir dalam Pelantikan Ketua Ekstrakurikuler dan Ketua Konsulat yang digelar pada Jumat, 6 Maret 2026, di Masjid Jami’ Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Sebanyak 31 santriwati kelas 4 TMI resmi dilantik dan dipercaya mengemban amanah sebagai pemimpin di bidangnya masing-masing. Momen ini menegaskan komitmen pesantren dalam mencetak kader pemimpin yang berlandaskan iman, integritas, dan dedikasi.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ketua OSDC (Organisasi Santri Darunnajah Cipining) di bawah koordinasi Divisi Pengasuhan, dengan Ustadzah Nur Fitrah Aniza, S.Pd. sebagai penanggung jawab utama. Pemilihan Masjid Jami’ sebagai lokasi pelantikan bukan tanpa makna — ruang ibadah itu menjadi simbol bahwa kepemimpinan yang sejati harus berakar pada nilai spiritual dan keikhlasan dalam mengabdi. Seluruh santriwati dan ustadzah pengasuhan turut hadir menyaksikan prosesi bersejarah ini, memperkuat rasa kebersamaan dan solidaritas lintas generasi di lingkungan pesantren.

Ustadzah Fina Meilani, S.Pd., selaku Direktur Pengasuhan Santri Putri, hadir sebagai pembicara utama dan memberikan arahan langsung kepada para santriwati yang baru dilantik. Dalam pesannya, beliau menekankan orientasi kepemimpinan yang berpijak pada pelayanan, bukan kekuasaan. “Kepemimpinan bukan tentang kekuasaan, melainkan tentang pelayanan dan keteladanan,” tegasnya di hadapan seluruh peserta. Pesan itu menjadi ruh yang mewarnai seluruh rangkaian kegiatan dan membekas dalam benak para pemimpin muda yang baru saja menerima amanah.

Proses seleksi dilakukan secara ketat dengan menjaring santriwati kelas 4 TMI yang memiliki jiwa kepemimpinan serta bakat nyata di bidang ekstrakurikuler dan konsulat. Dari seluruh kandidat yang ada, 31 santriwati terpilih dinilai memenuhi kriteria integritas, kemampuan berorganisasi, dan kesiapan untuk membimbing rekan-rekan mereka. Angka ini mencerminkan bahwa pesantren tidak sembarangan dalam memberikan amanah kepemimpinan — setiap nama yang dilantik melewati proses kurasi yang teliti dan penuh pertimbangan.

Para ketua yang dilantik diharapkan mampu menjadi penggerak sekaligus inspirator bagi seluruh anggota yang berada di bawah bimbingan mereka. Keberadaan pemimpin yang aktif dan bertanggung jawab diyakini akan berdampak langsung pada kualitas dan ketertiban setiap kegiatan ekstrakurikuler di pesantren. Suasana khidmat namun penuh semangat terasa sepanjang prosesi berlangsung, mencerminkan kesiapan para santriwati untuk menerima tanggung jawab baru. Senyum dan tekad yang terpancar dari wajah mereka menjadi pertanda bahwa estafet kepemimpinan ini berada di tangan yang tepat.

Dilantik di Masjid, 31 Santri Putri Siap Pimpin Ekstrakurikuler dan Konsulat

Pelantikan ini sejatinya adalah titik awal, bukan puncak dari sebuah perjalanan. Para pemimpin muda yang kini resmi bertugas memikul harapan besar — dari pesantren dan dari seluruh santriwati yang mereka pimpin. Ikuti terus perkembangan kegiatan dan program unggulan pesantren melalui kanal resmi Darunnajah 2 Cipining, dan jadikan semangat kepemimpinan ini inspirasi bagi generasi muda di mana pun berada.