Digitalisasi Hafalan Al-Qur'an: Darunnajah 2 Cipining Luncurkan SIAKAD Tahfizh Digitalisasi Hafalan Al-Qur'an: Darunnajah 2 Cipining Luncurkan SIAKAD Tahfizh

Digitalisasi Hafalan Al-Qur’an: Darunnajah 2 Cipining Luncurkan SIAKAD Tahfizh

Digitalisasi Hafalan Al-Qur'an: Darunnajah 2 Cipining Luncurkan SIAKAD Tahfizh
Digitalisasi Hafalan Al-Qur’an: Darunnajah 2 Cipining Luncurkan SIAKAD Tahfizh

Selembar kertas yang hilang bisa menghapus catatan hafalan santri. Karena itu, Pesantren Darunnajah 2 Cipining mengimplementasikan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) Tahfizh pada September 2025 untuk menggantikan pencatatan manual yang rawan hilang dan tidak akurat.

SIAKAD Tahfizh memantau setoran dan perkembangan hafalan Al-Qur’an secara real-time. Aplikasi ini digunakan seluruh musyrif di asrama dan halaqah. Lembaga Tahfizh bekerja sama dengan Tim IT pimpinan Ustadz Bagus mengembangkan platform yang mudah digunakan. Setiap musyrif menginput data setoran hafalan langsung melalui gawai.

Pencatatan manual selama ini sering hilang, tidak akurat, atau sulit dibaca, bahkan berpotensi dimanipulasi. Sistem digital menawarkan rekap otomatis dan grafik kemajuan hafalan. Pimpinan dapat memantau

perkembangan tanpa berkas fisik. Wali santri juga dapat melihat progres dari portal khusus dengan notifikasi jika target tidak tercapai.

“Sistem ini bukan hanya soal efisiensi, tetapi bentuk penghormatan terhadap setiap ayat yang dihafal,” ujar salah satu pengurus. Implementasi penuh dilakukan September 2025 dengan pelatihan musyrif dan sosialisasi ke wali santri.

Transparansi data memberikan manfaat ganda: santri lebih termotivasi, pembimbing dapat menyusun strategi belajar personal, dan integrasi sistem mendukung pencapaian target hafalan.

Transformasi ini menunjukkan bahwa menjaga hafalan Al-Qur’an membutuhkan sistem yang kuat dan terpercaya. Langkah ini membuka peluang bagi lembaga lain untuk mengadopsi sistem serupa agar tradisi menghafal berjalan selaras dengan teknologi modern.