Di tengah maraknya Bencana Alam yang menimpa Indonesia mulai dari kebakaran hutan yang terjadi di Kalimantan, gempa bumi yang terjadi di daerah NTT juga erupsi gunung anak Krakatau dan dampak abu vulkanik yang menyebar ke sebagian daerah Pandeglang dan Jabodetabek, Pondok Pesantren Annahl tetap dapat menumbuhkan semangat juang santri dalam lomba Olimpiade Madrasah Indonesia yang diadakan setiap setahun sekali di Pandeglang, Tepatnya di MTSN 2 Pandeglang Kec. Labuan Kab. Pandeglang, yang Diselenggarakan mulai tanggal 7 September 2026.

Olimpiade ini Melomba kan Mata pelajaran dalam Bidang sains yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Geografi, Dan juga Ekonomi. Olimpiade ini tetap berlangsung karena dari sebagian daerah Pandeglang yang terkena dampak erupsi Gunung Anak Krakatau daerah Labuan Banten ini masih termasuk ke zona aman, Namun Untuk antisipasi santri tetap Diwajibkan untuk menggunakan masker saat kegiatan berlangsung.
Dalam perlombaan ini Pondok Pesantren Annahl Darunnajah 5 Mengutus 21 Santri TMI yang terdiri dari kelas 1-6 TMI, dan 2 Guru Pembimbing yang membantu jalannya perlombaan. Kegiatan dimulai dari pembukaan Dan sesi perlombaan dari pagi siang hingga sore hari.
Walaupun adanya bencana tetapi ilmu masih dapat di pelajari dan diamalkan dengan berbagai cara dan usaha, dengan semangat yang di tanamkan dalam jiwa santri selalu ada seribu cara untuk menghadapi masalah, dan jika ada kesungguhan di dalam usaha tersebut maka tidak ada usaha yang sia-sia pada akhirnya. Seperti pepatah Arab yang sering di dengar “Man Jadda Wajada”.(S.J.S)
