Darunnajah Teacher Art Collaboration: Panggung Seni dan Inovasi Guru Darunnajah Teacher Art Collaboration: Panggung Seni dan Inovasi Guru

Darunnajah Teacher Art Collaboration: Panggung Seni dan Inovasi Guru

Darunnajah, 24 Agustus 2025 — Malam puncak Darunnajah Teacher Art Collaboration (D’TAC) 2025 berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Acara yang mengusung kolaborasi seni para guru ini menampilkan beragam penampilan, mulai dari musik, drama, puisi, hingga seni bela diri.

Sejak pukul 20.20 WIB, panggung utama dipenuhi energi positif. Pertunjukan band ronde pertama mengawali suasana hangat, disusul band ronde kedua yang menjadi salah satu sorotan malam itu, dengan penampilan spesial lagu legendaris yang berjudul Everything I Do, I Do It for You karya Bryan Adams (1991).

Suasana semakin semarak di band ronde ketiga, saat lagu Sekuatan Hatimu dari Last Child (2012) menggetarkan panggung, dilanjutkan dengan band ronde keempat yang membawakan lagu klasik Rumah Kita dari God Bless (1988), mengundang nostalgia.

Di tengah kemeriahan, pembacaan puisi Gaza menghadirkan momen haru. Penutup pembacaan dengan takbir tiga kali membuat suasana semakin khidmat dan menggetarkan hati seluruh penonton.

Tak kalah memukau, kolaborasi Tapak Suci dan Gymnastic X DRT menghipnotis penonton lewat gerakan dinamis dan kekompakan yang luar biasa. Malam semakin hidup di band ronde 7, dengan lagu Mangu dari Charity Utamy & Fourtwnty (2023) serta lagu religi Tomat (Tobat Maksiat) dari Wali (2012) yang membawa pesan mendalam.

Acara malam itu juga menjadi saksi penting bagi pelantikan AZDA yang diketuai oleh Ustadz Vikki Juniansyah dan Ustadz Dzaki Hidayat, sebagai simbol lahirnya semangat baru bagi komunitas seni guru Darunnajah.

Menjelang akhir acara, grand closing berlangsung spektakuler dengan sesi menari bersama, diiringi lagu Tresno Tekan Mati dari NDX A.K.A (2023). Suasana kebersamaan dan kegembiraan terasa di setiap sudut area acara.

Sebagai penutup, malam kebersamaan ini diakhiri dengan sesi perfotoan bersama para asatidz, menjadi momen berharga untuk mengabadikan kenangan pada acara D’TAC 2025.

D’TAC 2025 meninggalkan kesan mendalam, sekaligus menjadi bukti nyata bahwa seni dapat menjadi media efektif untuk memperkuat kolaborasi, inovasi, dan kebersamaan di lingkungan pesantren.