Darunnajah Cipining Sukses Di Gradasi 2011

Kesuksesan kontingen Darunnajah Cipining menjadi juara umum pada perhelatan akbar perlombaan Gradasi (Gerakan Dakwah Dalam Seni Islami) oleh LDK Al-Intisyar UIKA (Universitas Ibnu Kholdun) Bogor, Jawa Barat menjadi bukti akan prestasinya di mata masyarakat Bogor (14/05/11). Pada perlombaan Gradasi yang berlangsung mulai dari tanggal 12 s.d. 14 Mei 2011, Darunnajah Cipining berpartisipasi aktif mengikuti semua perlombaan yang dipertandingkan. Peserta yang mengikuti program ini adalah seluruh sekolah setingkat SLTA, SMK, MA, Se-Bogor.

Kontingen MA Darunnajah Cipining

Panitia mengatakan bahwa kegiatan ini diadakan guna menciptakan generasi yang lebih maju lagi serta sebagai apresiasi wahana bagi para generasi yang ingin mengembangkan  minat, potensi dan prestasi terutama dalam bidang agama Islam.  Karnanya, ajang Gradasi bertujuan untuk merepresentasikan dakwah dunia pelajar. Acara ini sekaligus memperingati Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional) yang jatuh pada tanggal 2 Mei lalu.

Berbagai bentuk Perlombaan yang diselenggarakan di antaranya: Kaligrafi, Pidato 2 Bahasa (Arab & Inggris), LCC, MTQ, Nasyid, dll. Adapun Perlombaan yang diraih yaitu:

  1. Juara 1 Kaligarafi
  2. Juara 2 LCC
  3. Juara 3 Pidato 2 bahasa

Bertepatan dengan tanggal 14 Mei yang diadakan acara talk show dan pembagian hadiah, kontingen Darunnajah Cipining mendapat undangan khusus. Untuk acara Talkshow ini dihadiri Langsung oleh beberapa  jurnalis serta beberapa enampilan yang dipersembahkan, di antaranya nasyid. Apalagi yang paling membanggakan saat Piala Juara Umum diserahkan langsung oleh perwakilan Bapak Walikota Bogor kepada kontingen Darunnajah Cipining.

“Saya sangat berkesan kepada Peserta Darunnajah Cipining, karna selain cerdas dalam sisi Spiritual, dalam sisi IQ pun tidak kalah cerdasny. Kami selaku Panitia menunggu kembali kedatangan Pondok Pesantren Darunnajah Cipining untuk bisa bertarung lagi pada kesempatan yang akan datang”, ujar salah satu panitia perlombaan Gradasi dalam sambutan penutup.

Ustadz Asnawi dan Ustadz Ahmad Dimyati selaku pembimbing kontingen mengaku bersyukur dengan prestasi dari anak-anak asuhannya tersebut. Keduanya merasa bahwa perjuangan timnya selama beberapa hari tersebut, terbayar sudah. Namun meskipun begitu, keduanya berharap agar prestasi ini dapat ditingkatkan pada tahun mendatang. “Mempertahankan itu lebih sulit daripada meraihnya” ujar Ustadz Asnawi (Warna/Pukho).