Menjalin silaturahmi merupakan salah satu budaya baik yang diajarkan oleh Nabi Muhammad Saw. Karena dapat mempererat tali silaturahmi sesama umat muslim.
Hari ini Kamis, 27 Juni 2019/ 23 syawwal 1440 H yayasan darunnajah mengadakan halal bi halal Keluarga besar pesantren darunnajah pusat dan cabang bertempat di pesantren Alhasanah darunnajah 9 Pamulang.

Kegiatan apakah?

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutinan yang sudah berlangsung sejak lama, sebagai sarana untuk mengenal dan mempererat silaturahmi sesama guru darunnajah baik di pusat maupun cabang.
Pesantren Darunnajah Cipining pun tak ingin kehilangan momen, turut hadir dalam acara tersebut
Dengan menggunakan 1 armada bus, yang membawa 60 guru pesantren Darunnajah Cipining dengan titik kumpul di lapangan futsal kampus 1. Pukul 06:00 seluruh guru telah bersiap dan berkumpul.
Setelah semuanya siap bus pun melaju mengitari jalan raya menuju Darunnajah 9. Tak lupa sebelum berangkat membaca doa bersama2 agar semuanya berjalan dengan lancar dan selamat sampai tujuan, dengan dipimpin oleh Al Ustadz Cahyo Gondo Arum doa pun berjalan dengan khidmad.
Acara pun berjalan dengan lancar dan meriah dengan dipandu oleh Al-Ustadz Taufik Arif Gunawan, S.H dan Al-Ustadz Muhammad Fadly Nur’aunillah.
Adapun acara ini dimulai pada pukul 08.30 dengan bacaan basmalah serta pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ust. Zaidan Majdi Riza. Yang mana diharapkan dengan bcaan Al-Qur’an tersebut acara halal bi halal ini mendapat Ridha dari Allah SWT.
Setelah pembacaan ayat suci tersebut, dilanjut dnegan sambutan-sambutan oleh pendiri dan Pimpinan Pondok Pesantren Darunnajah Drs. K.H. Mahrus Amin yang menyampaikan pesan-pesan mengenai kepengurusan yayasan dan berbagai nasehat serta petuah-petuah yang sangat bermanfaat.
Memasuki acara inti yaitu tausiah oleh Al-Ustadz Ridha Makky, M.Pd. Para hadirin pun mendengarkan dengan penuh perhatian, karena gaya penyampaian beliau yang dapat dengan mudah dipahami.

Tausiah oleh Al-Ustadz Ridha Makky, M.Pd.I

Terakhir ditutup dengan tashofahan oleh seluruh asatidz baik dari Darunnajah pusat maupun cabang, dengan diiringi sholawat nan merdu mengubah suasana menjadi haru-biru.
Dalam keadaan inilah, dapat dirasakan ikatan persaudaraan yang erat meski terpaut jauh dan terhalang berbagai macam perbedaan, baik tempat, maupun waktu.

WARDAN/Iskana