Darunnajah Cipining Bertekad Cetak Generasi Qur'ani
Menu

Darunnajah Cipining Bertekad Cetak Generasi Qur’ani

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Salah satu program yang tengah diselenggarakan di pesantren Darunnajah Cipining ialah program tahfizh Al-Qur’an. Program ini dapat diikuti oleh santri dari kelas VII MTs hingga kelas XII MA. Bagi santri yang berminat, bisa mendaftar dan mengikuti seleksi yang biasanya dibuka setahun sekali. Beberapa hal yang dipersyaratkan untuk mendaftar adalah kelancaran membaca Al-Qur’an dan keinginan yang kuat untuk menghapal.

blankUntuk memudahkan kegiatan dengan kondisi nan representatif, santri penghapal Al-Qur’an ini ditempatkan dalam satu gedung dan kini berdiri menjadi sebuah lembaga bernama pesantren tahfizh Al-Qur’an. Lembaga ini kini dipimpin oleh Ustadz Asmari Ichsan Al-Hafizh dan dibantu oleh beberapa pengajar yang kompeten.

Pesantren  tahfizh Al-Qur’an Darunnajah Cipining ini dikenal memiliki santri-santri yang intelek dan berprestasi pada kelasnya masing-masing. Hal ini terbukti bahwa mereka menempati posisi rangking 10 besar. Selain itu, dalam berbagai bidang perlombaan atau ekstrakulikuler juga didominasi oleh santri yang tiada pernah lekang dari Al-Qur’an ini.

Dibangunnya lembaga ini bertujuan untuk menciptakan para generasi hafizh. Sesuai dengan sabda Nabi Muhammad Saw. “Sebaik-baiknya kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengamalkannya”

Menurut jadwal, setiap hari, santri tahfizh memiliki tugas untuk menghapal setengah halaman dari Al-Qur’an. Kegiatan setor menyetor hapalan (Tasmi’) ini dilaksanakan setelah shalat Shubuh berjamaah dibimbing oleh para ustadz. Setelah itu, santri diwajibkan untuk mengulangi hapalan yang telah dihapal pada tiap waktu Takrir (pengulangan), yaitu pada sore hari dimulai dari pukul 17.25 WIB. Santri diwajibkan pula untuk menghapal untuk esok hari pada malam sebelumnya yang biasa disebut Isti’dad (persiapan).

Adanya program ini, juga belum membuat pimpinan pesantren merasa puas. Beliau menginginkan agar Darunnajah Cipining ini lebih banyak lagi menghasilkan para penghapal Al-Qur’an. Maka, tekad beliau ini telah diwujudkan mulai tahun lalu dengan menggulirkan program bernama superexcellent. Program ini berbentuk beasiswa pendidikan bagi santri yang siap menghapal Al-Qur’an 30 juz selama 5 tahun dengan tahapan yang telah ditentukan.

Menghapal 30 juz selama 5 tahun ini berarti, jika santri masuk kelas secara normal dari kelas VII MTs, maka pada kelas XI MA telah selesai. Di kelas XII MA tinggal memantapkan hapalannya tersebut. Adapun tahapan dari 5 tahun itu adalah di tahun pertama (kelas VII) target hapalan adalah 5 juz. Tahun kedua (kelas VIII) target hapalannya adalah 11 juz, dan begitulah seterusnya.

Pimpinan pesantren mengatakan, karena program ini adalah Tahfizh plus sekolah, maka yang menjadi patokan adalah target hapalan.  Jika santri pada tahun  pertama tidak mencapai target hapalan yaitu 5 juz, maka tahun kedua dia harus mengejar hapalannya itu tanpa masuk kelas. Kalau sudah mencapai target, baru diperkenankan kembali masuk kelas. (Boom/ alif&rachmat)

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta

HASIL TES SELEKSI MASUK GELOMBANG KETIGA DARUNNAJAH JAKARTA

بسم الله الرحمن الرحيم SURAT KEPUTUSAN 67.A/PPSB-TMI/DN/VI/2020 TENTANG HASIL TES SELEKSI MASUK GELOMBANG KETIGA TARBIYATUL MUALLIMIN/AT AL-ISLAMIYAH (TMI) PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH TAHUN AJARAN 2020-2021