DARUNNAJAH ART TURNAMENT

Laporan : Mahmud Hornai 
dari Mesir
 
Sabtu, 09 Agustus 2008 mungkin merupakan hari yang bersejarah bagi IKPDN Mesir. Dalam rangka HUT RI 63, IKPDN mengadakan sebuah acara yang disebut DAT (Darunnajah Art Turnament). Acara ini terselenggara atas kerjasama IKPDN Mesir dengan PPMI (Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia ) dan KBRI Kairo.

Seperti kita ketahui bersama bahwa DAT ini merupakan acara yang kita adopsi langsung dari kegiatan tahunan OSDN di Darunnajah pusat. Yang mana DAT ini merupakan gawe besar dari bagian kesenian OSDN pondok pesantren Darunnajah

Adapun mata lomba yang diperlombakan dalam DAT ini adalah band, NTQ (Nasyid Taushiyah dan Qiroah), puisi berantai, kaligrafi, dan tari poco poco. Selain itu, kita juga menyelenggarakan bazar budaya berupa makanan dan minuman untuk melayani para peserta serta para pengunjung DAT ini.

Pelaksanaan DAT terbagi 2 tahap. Tahap pertama, babak penyisihan yang dilasanakan dari jam 13.30 – 18.00 WK. Tahap ini mencakup penyisihan band, puisi berantai, kaligrafi, dan NTQ. Tahap kedua, malam final lomba yang dilaksanakan dari jam 18.30 – 24.15 WK. Tahap ini mencakup final lomba band yang terdiri dari 3 grup, final lomba NTQ yang terdiri dari 7 grup, dan final lomba puisi berantai yang terdiri dari 3 grup.

Acara yang bertema "The Art of Our Soul" ini diselenggarakan di Mukhayyam Ad-Daim (bumi perkemahan) kuliah kedokteran Al Azhar. Sekitar 1 km dari sekertariat IKPDN yang terletak di hay Rob'ah.

Sejak dibuka pada pukul 13.30 WK, banyak para penonton dan para pendukung yang sudah hadir untuk menyaksikan tim-tim kesayangan mereka yang akan berkompetisi dalam acara DAT ini. Para penonton bersorak ketika tim band dari IKPDN tampil di panggung. Tampilnya band IKPDN ini bukan sebagai peserta, akan tetapi sebagai penghibur dan pembuka acara.

Selanjutnya acara ini dipandu langsung oleh saudara Iqbal Haqi Tamam, mahasiswa tingkat 3 usjuluddin Al Azhar Kairo dan saudara Ulil, mahasiswa tingkat 2 syari’ah Al Azhar Kairo. Di bawah terik matahari yang panas, tim demi tim tampil menunjukkan kebolehan mereka dalam memainkan alat musik dan olah vocal. Tiap tim band menampilkan 2 buah lagu selama babak penyisihan. Lagu pertama adalah lagu wajib dan lagu yang kedua adalah lagu pilihan dari masing-masing tim. Menjelang shalat Maghrib, semua mata lomba dalam babak penyisihan ini selesai. Kemudian tibalah waktunya bagi para juri untuk mengumumkan siapa-siapa sajakah yang berhak untuk maju ke babak selanjutnya.

Puncak dari acara ini adalah malam final lomba. Semua tim yang telah terpilih dalam babak penyihan ditampilkan kembali pada babak ini. Pada malam final lomba ini semua tim berusaha untuk tampil lebih baik dan berusaha untuk menjadi yang nomor satu.

Turut hadir dalam acara ini beberapa pejabat dari KBRI Kairo seperti ust Mukhlason Lc. dan ust Irwan Maulana Lc. Selain itu hadir pula beberpa utusan dari PPMI. Pada kesempatan ini presiden PPMI Talqis Nurdianto Lc. tidak dapat hadir karena harus mempersiapkan laporan pertanggung jawaban untuk  esok hari.

Ditengah makin serunya acara, lampu sempat padam dan membuat acara tidak dapat dilanjutkan selama satu jam. Kontan saja semua orang yang menyaksikan acara inipun berteriak dan bersorak serta meminta panitia untuk mengusahakan arus listrik dari arah lain. Para panitia yang diketuai oleh Fuad Mubarok pun langsung bergegas ke tempat dimana arus listrik berasal. Tetapi, sumber arus tersebut sudah tidak dapat terpakai lagi sehingga mau tidak mau panitia harus membeli kabel untuk disalurkan ke tempat acara berlangsung. Alhamdulillah berselang beberapa menit acarapun dapat dilanjutkan kembali.

Di penghujung acara sebelum penyerahan hadiah kepada para juara disampaikan beberapa sambutan dari PPMI dan KBRI. Inti daripada sambutan-sambutan tersebut adalah penyampaian terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada panitia yang keseluruhan berasal dari IKPDN Mesir.