Dari Kepompong menjadi Kupu – kupu

blank

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Dari Kepompong menjadi Kupu – kupu

Dalam proses perubahan yang terjadi pada diri ulat berlangsung begitu fantastis. Ulat, dengan wujud, karakter, dan kinerjanya yang menggambarkan kelambanan, kejelekan, dan cenderung dianggap menjijikkan, dengan sebuah proses yang luar biasa tiba-tiba menjadi makhluk yang sangat indah, dinamis dan sangat membantu dalam proses reproduksi tanaman.

Dalam wujudnya yang baru,  kupu-kupu? Kesan bahwa makhluk itu berasal dari binatang yang menjijikkan sirna sudah. Yang ada tinggal rasa kagum dan terpesona pada aneka watna sayap dan kulit tubuhnya. Dalam proses ini kita belajar bahwa kupu-kupu tidak sekedar melakukan adaptasi, melainkan sudah sampai pada tingkat transformasi. Suatu perubahan jati diri yang total dan fundamental. Kita menyabutnya dengan metamorfosis atau dalam konteks Islam sering disebut hijrah.

Proses berubahnya ulat menjadi kupu-kupu inilah yang sebenarnya bisa kita jadikan sumber inspirasi bagi diri kita. Dan untuk menjalaninya, kita bisa mengawalinya dengan mengubah pikiran kita. Mengapa? Karena perubahan perubahan pikiran merupakan awal dari perubahan nasib dan hidup kita.

Bila Anda mengubah pikiran Anda
Anda mengubah keyakinan diri Anda
Bila Anda mengubah keyakinan diri Anda
Anda mengubah harapan-harapan Anda
Bila Anda mengubah harapan-harapan Anda
Anda mengubah sikap Anda
Bila Anda mengubah sikap Anda
Anda mengubah tingkah laku Anda
Bila Anda mengubah tingkah laku Anda
Anda mengubah kinerja Anda
Bila Anda mengubah kinerja Anda
Anda mengubah nasib Anda
Bila Anda mengubah nasib Anda
Anda mengubah hidup Anda
(Jalaludin Rumi)

Sekarang, bersiap-siaplah untuk menjadi kupu-kupu. Berproses menjadi “PRIBADI yang LUAR BIASA”

[Celoteh Santri] Dari Kepompong menjadi Kupu – kupu

Oleh Farid Syauqi Santriwan kelas 5 TMI Darunnajah

Bagikan

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on twitter
Share on email

Subscribe & Dapatkan Update Terbaru

Pondok Pesantren Darunnajah

Berita Terkait

blank
Pondok Pesantren Nurul Ilmi Darunnajah 14 Serang Banten

Detik-detik melepas K.H. Saifuddin Arief

KH. Saifuddin Arief, SH.MHKH. Saifuddin Arief, SH.MHKH. Saifuddin Arief, SH.MHKH. Saifuddin Arief Memotivasi Santri Untuk BerprestasiDokumentasi Pemakaman K.H. Saifuddin Arief, S.H., M.HKalimat Takziah K.H. Nasir