Mengaji (mengkaji ilmu-ilmu agama) adalah hal yang mesti dilakukan, baik oleh individu maupun kelompok masyarakat, terlebih komunitas di dalam atau di sekitar pesantren. Seperti yang telah dilaksanakan selama ini, keluarga besar pesantren selain santriwan-santriwati, seperti karyawan, istri guru, bahkan orang tua/wali murid RA dan MI juga mengaji.

Pengajian Karyawan

Pengajian karyawan ini dilaksanakan setiap Kamis siang di gedung sekretariat pesantren, dipimpin langsung oleh Kepala Biro Rumah Tangga, Ustadz Mustajab Anwar, S.Pd.I. Pengajian ini diikuti oleh 45 orang yang terdiri dari karyawan bangunan, kebersihan, dan kebun.

Pengajian diawali dengan membaca kalimat thayyibah (tahlil) bersama. Para karyawan boleh memohonkan do’a kepada pemimpin tahlil untuk saudara atau sanak famili yang sudah meninggal atau sedang sakit. Acara dilanjutkan dengan sambutan Kepala Biro Rumah Tangga, disusul kemudian dengan mau’izhah hasanah dari Pimpinan Pesantren. Biasanya yang dibahas pada pengajian karyawan ini adalah Fiqih dan Hadits berkenaan dengan muamalah yaumiah yang dilakukan para karyawan. Setelah menyimak apa yang disampaikan oleh pimpinan pesantren, segenap karyawan melaksanakan shalat Ashar berjamaah.

Meski dalam lingkup kecil, pengajian karyawan ini mempunyai struktur yang jelas, yaitu Ketua: Kyai Rodi, Kyai Pawi, Karso, dan Juweni, Bagian Kesejahteraan: H. Sholihin.

Harapan dari pelaksanaan pengajian ini adalah agar terjalin ukhuwah islamiyah yang kuat antarkaryawan dan antara karyawan dengan pihak pesantren, menyamakan persepsi para karyawan terhadap pesantren, peningkatan etos kerja dan kinerja.

Pengajian Ibu Keluarga (Istri Guru)

Pengajian ibu keluarga ini sudah lama dimulai, terhitung sejak tahun 2004 lalu. Pelaksanaannya adalah setiap hari Selasa sore, pukul 16.00 s.d 17.30. Pesertanya adalah para istri guru yang kini berjumlah 21 orang.

Sebelum pengajian dimulai, terlebih dahulu mereka membaca shalawat bersama sambil menunggu kedatangan anggota yang lain. Kajian keislaman dibawakan oleh pimpinan pesantren. Kajian yang dibahas adalah tentang muamalah yaumiah dengan acuan Fiqih dan Tauhid, setelah itu dilanjutkan dengan pembacaan do’a.

Ketua forum pengajian tersebut saat ini adalah Ibu Rohimah (istri Ustadz Mustajab Anwar, s.Pd.I) dan Ibu Sri Purwati (istri ustadz Katena, S.Pd.I), sedangkan sekretaris merangkap bendahara Ibu Enok Hasanah (istri Ustadz Faruq Abshori, S.Pd.I).

Dengan adanya pengajian mingguan ini diharapkan para ibu keluarga dapat lebih mendalami dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari mereka, dan jalinan silaturahim antara mereka lebih erat dan kokoh.

Pengajian Wali Murid RA & MI

Sejak tahun 2004 lalu pengajian ini sudah dimulai. Pelaksanaannya adalah setiap hari Jum’at pagi. Peserta sampai saat ini berjumlah 64 orang terdiri atas orang tua/wali murid (ibu-ibu) RA dan MI kelas I dan II yang setiap hari mengantar dan menjemput putra-putri mereka.

Kajian yang disampaikan oleh pimpinan pesantren pada pengajian ini lebih mengarah kepada cara islami dalam mendidik anak, termasuk pula cara menyikapi anak yang bandel. Pimpinan pesantren juga menggelar door prize. Bagi yang beruntung akan mendapatkan satu set mukena yang dibeli menggunakan kumpulan uang yang mereka sedekahkan. Alhasil, mereka pun kian antusias mengikuti pengajian ini, mereka juga aktif mengajukan pertanyaan dalam setiap kesempatan.

Ketua forum ini adalah Ibu Yuyun Yuningsih (ibu Nabila Irawan, murid RA asal Bolang), dan wakilnya adalah Ibu Ating Suryati (ibu Ajeng, murid RA asal Bolang). Pengajian ini cukup efektif menambah pengetahuan agama dan membina silaturahim antarorang tua/wali murid dan antara orang tua dengan pesantren.