Dampak Mewabahnya Facebook

DNKindergarten, 07/09

Dampak negatif facebook menjadi perhatian semua kalangan masyarakat. Terutama sejak terungkapnya berbagai macam kasus modus kejahatan melalui jejaring sosial. Oleh karena itu, diperlukan pengetahuan oleh semua pihak untuk meminimalisir dampak negatif dari penggunaan facebook. Sedangkan pengguna facebook di dominasi oleh para remaja usia 14-24 tahun sebanyak 61,1%. Maka dari itu, para orang tua harus tetap waspada terhadap anaknya.

Berikut beberapa dampak facebook bagi anak-anak :

=> Tidak peduli dengan sekitarnya
Orang yang sudah kecanduan facebook terlalu asyik dengan dunianya sendiri (dunia yang diciptakannya) sehingga tidak peduli dengan orang lain dan lingkungan di sekitarnya, dunianya berubah menjadi dunia facebook.

=> Kurangnya sosialisasi dengan lingkungan
Mereka yang seharusnya belajar sosialisai dengan lingkungan justru lebih banyak menghabiskan waktu lebih banyak di dunia maya bersama teman teman facebooknya yang rata rata membahas sesuatu yang nggak penting. Akibatnya kemampuan verbal si anak menurun.

=> Menghamburkan uang
Akses internet untuk membuka facebook jelas berpengaruh terhadap kondisi keuangan (terlebih kalau akses dari warnet ). Dan biaya internet di Indonesia yang cenderung masih mahal bila dibanding negara negara lain (mereka sudah banyak yg gratis). Ini sudah bisa dikategorikan sebagai pemborosan, karena tidak produktif.

=> Mengganggu kesehatan

Terlalu banyak nongkrong di depan monitor tanpa melakukan kegiatan apa pun, tidak pernah olah raga sangat beresiko bagi kesehatan. Penyakit akan mudah datang. Telat makan dan tidur tidak teratur. Obesitas (kegemukan), penyakit lambung (pencernaan), dan penyakit mata adalah gangguan kesehatan yang paling mungkin terjadi.

=>Berkurangnya waktu belajar
Ini sudah jelas, terlalu lama bermain facebook akan mengurangi jatah waktu belajar si anak sebagai pelajar. Bahkan ada beberapa yang masih asyik bermain facebook saat di sekolah.

=> Kurangnya perhatian untuk keluarga

Keluarga di rumah adalah nomor satu. Slogan tersebut tidak lagi berlaku bagi para facebookers. Buat mereka temen temen di facebook adalah nomor satu. Tidak jarang perhatian mereka terhadap keluarga menjadi berkurang.

=> Tersebarnya data pribadi
Beberapa facebookers memberikan data data mengenai dirinya dengan sangat detail. Biasanya ini untuk orang yang baru kenal internet hanya sebatas facebook saja. Mereka tidak tahu resikonya menyebarkan data pribadi di internet. Ingat data data di internet mudah sekali bocor, apalagi facebook yang gampang sekali di hack!

=> Mudah menemukan sesuatu berbau pornografi dan sex

Mudah sekali bagi para facebookers menemukan sesuatu yang berbau porno dan sex. Karena kedua hal itu yang paling banyak dicari di internet dan juga paling mudah ditemukan.

=> Rawan terjadinya perselisihan

Tidak adanya kontrol dari pengelola facebook terhadap para anggotanya dan ketidak dewasaan pengguna facebook itu sendiri membuat pergesekan antar facebookers sering sekali terjadi.

=> Awas penipuan..!
Seperti media media lainnya , facebook juga rawan terhadap penipuan. Apalagi bagi anak anak yang kurang mengerti tentang seluk beluk dunia internet. Bagi
si penipu sendiri, kondisi dunia maya yang serba anonim jelas sangat menguntungkan.

Untuk Para Facebookers : Jangan mendominasi waktu kalian hanya untuk facebook. Impian dan harapan kalian yang lain akan terlewat. Perlu ada pembatasan waktu untuk hiburan ini….

([email protected])