Sebanyak 3 guru materi bahasa Arab dari pesantren Darunnajah Cipining mengikuti pembinaan dan pendalaman bahasa Arab dalam kegiatan kursus dan pelatihan bahasa Arab dan Budaya Islam (دورة التدريبيه اللغة العربية والثقافة الاسلامية) yang dilaksanakan oleh Pesantren Darussalam Gontor Ponorogo. Ketiganya adalah Ustadz Achmad Haryadi, Ustadz Fauzi Amirullah, dan Ustadz Cahyono.

Ustadz Haryadi Bersama Salah satu Dosen

Kegiatan ini langsung dibina oleh para dosen dari Jami’ah Islamiyah Madinah Al-Munawwaroh selama 14 hari (13-26 Juli 2011 M/11-24 Sya’ban 1432 H). Hadir pula dalam kegiatan tersebut 360 peserta yang datang dari berbagai pesantren di Indonesia.

Selain telah menjadi agenda tahunan dari pesantren Darussalam Gontor, kegiatan ini dilaksanakan sebagai tuntutan guna meningkatkan SDM dalam kemampuan dan kompetensi bahasa Arab. Pesantren Gontor sebagai pelopor pesantren modern mengaku bahwa setiap tahunnya, peminat dalam kegiatan seperti ini semakin bertambah. Namun hal ini dinilai sebagai progresivitas yang menunjukkan bahwa perkembangan pesantren semakin baek dan maju.

Beberapa materi yang disampaikan dalam kegiatan kursus Bahasa Arab di antaranya adalah 1) Dirosah Arobiyyah dan 2) Dirosah Allughowiyyah.  Kemudian untuk materi  kebudayaan Islam materi meliputi 1) Tafsir, 2) Nahwu, 3) shorof, 4) Aqidah, 5) Hadits, 6) Nushus, 7) Mustholah, dan 8) Ilmu Tauhid.

“Menarik, selama ini saya belum pernah mendapatkan kesempatan seperti ini. Alhamdulillah, kemarin saya dapat langsung bercaka-cakap dengan keempat dosen tersebut. Sekalian, saya dan teman-teman menggunakannya sebagai uji coba kemampuan bahasa Arab kita” aku Ustadz Haryadi.

Ustadz Haryadi menambahkan bahwa usai dari tuntasnya pemberian materi, di akhir kegiatan seluruh peserta mengikuti ujian tulis dari setiap materi. Dari ujian tersebut ditentukan 5 peserta terbaik. Selain itu, kesempatan itu pula digunakan sebagai pelaksanaan muqobalah (ujian penerimaan) untuk program s-1 di Jami’ah Islamiyah Madinah Al-Munawaroh. (Wardan/Billah)