Tanggal 22 Desember adalah hari ibu. Demikian seorang santri menuliskan isi hatinya teruntuk sang ibu.
Cinta adalah salah satu bukti nyata akan pengorbanan seseorang kepada orang lain. Dengan cinta dan kasih sayang segala bisa dilakukan dan diperjuangkan. Tanpa mengenal lelah, takut dan khawatir, dia akan melakukan apapun demi meluapkan kasih sayangnya. Semuanya akan dia lakukan dengan penuh ketulusan dan keiklasan ketika rasa cinta telah memenuhi seluruh hasrat dalam dirinya.
Cinta itu sangat indah untuk dirasakan. Tiada mampu dilukiskan dan digambarkan dengan kata-kata. Ketulusannya tak sepadan walau dihargai dengan emas sekali pun. Dalam cinta dan kasih sayang tidak ada kekerasaan dan pemaksaan. Semuanya berjalan secara tulus dari lubuk hati yang paling dalam.
IBU mengandung kita hingga sembilan bulan lamanya. Beliau tak pernah merasakan lelah atau pun mengeluh sedikitpun karena kita. Saat kita dilahirkan ke dunia ini, ibu mempertaruhkan hidup dan mati. Sakitnya, susahnya, dan dan letihnya ibu rasakan sendiri.
Ibu tak pernah kenal lelah dalam mengurusi anak–anaknya dari dalam rahim sampai kita sudah ada di bumi. Setiap hari ibu selalu memperhatikan kita dan berkorban demi kebahagiaan kita. Setelah kita beranjak dewasa ibu selalu mengajarkan kita hal-hal baik. Mengaji, membaca, sholat dll. Ibu juga selalu mengajarkan kita kesopanan, menyekolahkan kita. Ibu rela kerja banting tulang untuk kebahagiaan anak-anaknya. Beliau selalu mendukung apa yang kita kerjakan untuk kemajuan dan kesuksesan kita.
Sering kali ibu memarahi kita jika kita nakal ataupun semacamnya. Tetapi omelan seorang ibu itu sangat berarti buat kita karena itu tandanya ibu sayang kepada kita, bukan benci. Ibu juga bisa menjadi temen curhat kita di saat kita bersedih ataupn bahagia. Ibu adalah orang yang sangat berharga dalam hidup.
Dan kita, akan selalu menyayangimu IBU…. (Catatan untukmu Ibu di hari Ibu__SMK/ Aprillz Shafira)
DO’A IBU
Ibu…!
Aku tahu…
Semua letihmu itu tulus
Dan…akupun tahu
Bukan apa-apa yang engkau ingin
Engkau tak pernah inginkan apa-apa
Ibu…!
Dulu engkau pernah bilang
Cepatlah besar anakku !
Jadilah engkau orang besar
Yang membesarkan hati Ibu
Ibu…!
Semua hebatku
Tak kan pernah ada
Tanpa ikhlas pengorbananmu
Ibu…!
Sabdamu adalah do’a
Do’a yang nyaring terdengar
Dan pasti… didengar !
Bukan gelimang harta tuk membalas
Bukan pula, tahta dan mahkota
Bhakti, taat… menjaga hati
Itu saja…cari dan mesti kau beri
Terima kasih ibu atas semua
Yang engkau berikan kepadku
Aku menyayangimu
Ohhhh ibu
By : desi rojab
Kelas : 3 B smk