“SEKREEE..PROJA DONG..!!!”
SIBUKNYA PARA PENGURUS NYUSUN PROJA
Walaah..itu teriakan setiap hari kedengeran terus di gedung HI, tempat para pengurus OSDN putri tinggal. Semua bagian memang lagi sibuk neh mempersiapkan proja-proja mereka. Soalnya, insya Allah besok sudah mulai dilangsungkan LDK-AMT (Latihan Dasar Kepemimpinan ) untuk seluruh pengurus OSDN dan Gudep. LDK ini insya Allah berlangsung mulai tanggal 26 Februari sampai 29 Februari. Tidak hanya latihan kepemimpinan saja, disini juga dilangsungkan MuKer (Musyawarah Kerja) yang pastinya akan mengupas tuntas program-program kerja yang direncanakan dan akan dilaksanakan untuk kurun 1 tahun kedepan. Namanya juga musyawarah, pastinya akan memusyawarahkan program kerja yang mana yang harus dilaksanakan atau tidak perlu dicatatat. Karena apabila banyak-banyak proja tapi tidak terlaksana juga, ‘kan mubazir tuh, cuma OMDO (omong doang) tapi nggak dilaksanakan.
Balik lagi ke judul nih, kenapa harus sekre yang dipanggil-panggil mulu? Soalnya sekretaris OSDN yang memegang dan menyimpan seluruh proja-proja semua bagian, sampai gudep. Nggak heran neh, sekrenya pun ikutan pusing juga. Belum kelar ngurusin KTS (kartu tanda santri) yang belum juga selesai, semua bagian kayak ‘gotong royong’ ngeroyok sekre yang cuma 2 orang buat nagih ‘mana proja bagian ane..???”.
Program kerja memang harus dipersiapkan sejak awal kepengurusan, agar nanti tidak kelabakan seandainya ada kekurangan suatu hal. Dalam Muker nanti juga akan membicarakan segala macam administrasi tentang keuangan organisasi. Kalau banyak proja, kan banyak juga yang mesti keluar dari anggaran. Mangkanya, nanti juga akan dibicarakan masalah yang satu ini langsung dengan pimpinan pesantren. Berdasarkan pengalaman kemarin, banyak proja memang yang belum sempat terlaksana akibat kurangnya dana yang ada. Naaah…duit lagi deh..
Sampai ane menulis sekarang nih, teriakan meminta folder proja masih keluar dengan merdunya di HI. Waduh…sibuknya nyusun proja…