Tepat pada tanggal 14 Februari nanti, serentak di seluruh penjuru dunia, umat manusia akan merayakan hari kasih sayang sedunia; Valentine. Hari yang menyenangkan bagi kebanyakan orang, khususnya mereka yang bekerja di pabrik cokelat dan para dokter gigi. Dan tentunya jutaan pasangan di dunia, yang akan merayakan hari istimewa ini dengan ‘acara’ mereka sendiri-sendiri.
Meski kebanyakan dari kita, umat muslim, tahu keburukan sejarah asal mula Valentine, atau bahwa Valentine adalah perayaan bagi mereka para Yahudi-Nasrani, atau bahwa 14 Februari juga adalah hari kelahiran ustadz Mahrus Amin, pendiri pondok kita tercinta ini, tetap saja mereka (kebanyakan) ikut terlibat dalm merayakan hari ‘kasih-sayang’ yang notabenenya sesat! Apalagi mereka yang sudah memiliki pacar.
Meski kita tahu bahwa hari kasih sayang adalah setiap hari, tapi setiap tanggal 14 Februari, 95% teman-teman kita yang sesama perempuan rela melepas keperawanan mereka untuk meramaikan Valentine (sensus majalah CosmoGirl), mengerikan sekali, padahal virginitas itu adalah mahkota wanita yang harus dijaga sampai saat dihalalkannya tiba.
Selain merayakannya dengan pesta seks, mereka juga meryakan ritual lainnya dengan alcohol dan obat-obatan terlarang. Kalau begitu dimana ras cinta & kasih sayang mereka pada diri mereka dan orangtua yang telah berharap banyak pada mereka.
Jadilah Valentine itu hari kemaksiatan diseluruh dunia. Bukankah Rasulullah saw. Sendiri sudah menekankan kita agar tidak menjadi bagian dari kesesatan kaum Yahudi-Nasrani dengan melaksanakan tradisi mereka? Kebanyakan dari kita hanya taklid buta dan tak memahami arti sesungguhnya dari kasih sayang.
Apakah kita yang telah memiliki kemampuan untuk membedakan yang haq dan bathil masih mau ikut-ikutan merayakan Valentine berdarah ini? Semoga tidak! Karena Darunajah telah berusaha sebisanya untuk mencegah pengaruh buruk dari keganasan pergaulan modern dan budaya pop. Tinggal kita saja yang memilih apakah lebih mengutamakan kesucian hati dan jasmani atau kesesatan yang terselubung dalam kemanisan cokelat Valentine?