Selimut berupa kabut tebal masih menyelimuti pemandangan pagi hari di pesantren Darunnajah. Udara pagi seakan enggan menghangatkan para santri yang sudah memulai aktivitasnya sejak pukul empat shubuh. Mulai dari sholat shubuh, membaca Al-Qur’an, mencuci baju,sarapan dan mandi pagi sampai masuk ke kelas. Embun pagi yang menetes dari daun hijau menambah kemegahan singgasana para pencari ilmu yang telah banyak melahirkan generasi-generasi yang menegakkan jalan Allah. Pencari ilmu merupakan mereka yang berjihad di jalan-Nya. Sebagaimana yang telah disabdakan oleh baginda besar Muhammad SAW: “ Barang siapa yang keluar untuk mencari ilmu maka ia berada di jalan Allah sampai ia kembali”.
Pesantren adalah salah satu singgasana itu. Mereka yang berada dalam naungan pesantren untuk menuntut ilmu maka ia seperti di dalam sebuah peperangan untuk berjihad. Allah juga akan mengangkat derajat siapa pun yang berkecimpung dengan menuntut ilmu sesuai dengan sabda-Nya: "Allah mengangkat derajat orang-orang beriman diantara kamu dan orang-orang yang berilmu pengetahuan".(Q.S. Al Mujadalah : 11)
Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yangberiman di antaramu oranng-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa deraja. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Salah satu visi pesantren adalah mempersiapkan generasi yang akan terjun ke masyarakat untuk memberi mereka pencerahan, dan peringatan dalam kehidupan beragama, agama Islam khususnya. Pernyatan itu sesuai dengan salah satu ayat Al-Qur’an yang berbunyi:
"Tidak sepatutnya bagi mu'minin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya".(QS Attaubah : 122)
"Tidak sepatutnya bagi mu'minin itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjaga dirinya".(QS Attaubah : 122)
Tidak sepatutnya bagi orang-orang yang mu’min itu pergi semuanya (ke medan perang). Mengapa tidak pergi dari tiap-tiap golongan di antara mereka beberapa orang untuk memperdalam pengetahuan mereka tentang agama dan untuk memberi peringatan kepada kaumnya apabila mereka telah kembali kepadanya, supaya mereka itu dapat menjag diri.
Maka jelaslah tugas mereka yang mendalami ilmu keagamaan di pesantren. Niscaya Allah akan menyediakan bagi mereka singasana-singasana yang amatlah tinggi derajatnya di akhirat kelak, amin ya rabbal alamin!